SEGA Akui Tertarik Bawa Yakuza dan Persona ke PC

Reading time:
June 15, 2017
Persona-5-jagatplay-part-1-182-600x338

PC memang tengah jadi platform yang populer di mata publisher dan developer Jepang. Setelah menjadi anak tiri cukup lama dan lebih dikenal sebagai “rumah” untuk game-game strategi yang tak mungkin dimainkan di konsol, ia mulai mendapatkan perhatian seharusnya dalam setidaknya, tiga tahun terakhir ini. Game-game dengan varian genre, terutama dari negeri matahari terbit  tersebut pun mulai tiba, dengan proses port yang juga pantas untuk diacungi jempol. Tak hanya untuk judul baru saja, tetapi juga judul game “lawas” yang sempat eksklusif hanya untuk konsol saja. Salah satu yang tengah giat melakukan hal tersebut? Tentu saja, SEGA. Baru meluncurkan Bayonetta dan Vanquish untuk PC, ambisi SEGA untuk pasar PC ternyata jauh lebih besar.

Mimpi sebagian besar gamer PC sepertinya sejalan dengan mimpi SEGA itu sendiri, yakni membawa franchise raksasa mereka yang lain seperti Persona dan Yakuza ke platform yang satu ini. Hal ini diungkapkan langsung oleh Senior Vice President SEGA Europe – John Clark dalam wawancaranya dengan PC Gamer. Ia menyebut bahwa SEGA punya daftar panjang game-game yang hendak mereka bawa ke PC, sesuatu yang ia yakini, akan sama dengan apa yang diimpikan oleh sebagian besar gamer PC. SEGA menegaskan bahwa mereka memahami nilai-nilai judul game mereka dan memang berencana untuk kian memperluas dan memperkuatnya.

Sega mengaku tertarik untuk membawa Yakuza dan Persona ke PC.
Sega mengaku tertarik untuk membawa Yakuza dan Persona ke PC.

Namun tentu saja, ini tak bisa dijadikan sebagai “konfirmasi” bahwa SEGA memang berencana untuk mmbawa Yakuza dan Persona ke PC. Karena pada akhirnya, selalu ada situasi lebih kompleks yang berakhir memungkinkan / tidak memungkinkan hal itu terjadi, lebih dari sekedar usaha untuk memenuhi mimpi gamer PC saja. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda, gamer PC, yang menginginkan hal ini terjadi?

Source: PC Gamer

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…