Setelah 22 Tahun Eksis, Wipeout Jadi yang Terlaris di Inggris

Reading time:
June 12, 2017
Wipeout Omega Collection jagatplay (128)

Jika Anda bingung kenapa banyak developer dan publisher tetap “bersikukuh” dengan program Remaster franchise klasik mereka, maka data sepertinya akan memberikan jawaban yang cukup memuaskan. Selama mengusung perubahan kualitas visual yang cukup signifikan dan penambahan konten yang dirasa sepadan, gamer sepertinya tak berkeberatan untuk mengeluarkan isi dompet mereka untuk proyek seperti ini. Tak hanya untuk sensasi nostalgia bagi gamer yang familiar, ia juga jadi “pintu masuk” terbaik untuk gamer pendatang baru yang selalu penasaran dengan daya tariknya. Tak percaya? Lihat saja apa yang terjadi dengan Wipeout.

Game racing futuristik eksklusif Playstation tersebut memang baru mendapatkan rilis ulang dalam format Remastered belum lama ini dalam Omega Collection. Kualitas remaster yang fantastis tersebut ternyata berhasil menarik pasar yang cukup besar. Seberapa besar? Cukup untuk membuat seri Omega Collection ini sebagai seri pertama Wipeout yang berhasil memuncaki tangga game Inggris setelah eksistensinya selama 22 tahun lamanya! Cukup untuk mendorong game fighting teranyar dari Bandai Namco ke posisi kedua. Lantas, sisanya? Ini dia daftar lengkapnya:

Setelah 22 tahun eksistensinya sebagai franchise, Wipeout berhasil tampil menjadi yang terlaris di Inggris lewat seri Remaster - Omega Collection.
Setelah 22 tahun eksistensinya sebagai franchise, Wipeout berhasil tampil menjadi yang terlaris di Inggris lewat seri Remaster – Omega Collection.
  1. Wipeout: Omega Collection
  2. Tekken 7
  3. Dirt 4
  4. Horizon Zero Dawn
  5. GTA V
  6. Overwatch
  7. FIFA 17
  8. Injustice 2
  9. The Elder Scrolls Online: Morrowind
  10. Dishonored 2

Kami sendiri sempat menjajal Wipeout Omega Collection dan terpesona dengan apa yang ia tawarkan. Lantas, bagaimana dengan Anda sendiri? Game apa yang tengah sibuk Anda cicipi saat ini?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…