Skull & Bones Akan Punya Mode Single Player Campaign

Reading time:
June 22, 2017
Skull & Bones (1)

Menawarkan sebuah mekanik dari game spesifik yang disukai oleh banyak gamer sebagai sebuah produk baru dan terpisah, itulah yang dilakukan Ubisoft Singapore dengan game terbaru mereka – Skull & Bones. Tak ragu menyebutnya sebagai game yang mendasarkan diri pada aksi bajak laut beberapa seri Assassin’s Creed di masa lalu, Skull & Bones mengangkatnya sebagai game bajak laut terpisah. Di ajang E3 2017 kemarin, Ubisoft berfokus memperlihatkan mode multiplayer yang ada, dimana Anda dan teman Anda yang lain bisa saling bertarung dengan menggunakan varian kapal dengan rangkaian item kustomisasi berbeda. Pertanyaannya kini, apakah ia akan mengusung mode single player sama sekali?

Misteri yang sempat simpang siur tersebut akhirnya  mendapatkan kejelasan dari Ubisoft. Berbicara dengan PC Gamer, Ubisoft memastikan bahwa Skull & Bones akan mendapatkan mode campaign single-player dengan cerita jelas yang akanmembawa Anda bertemu dengan banyak karakter ikonik dan bajak kalut terkenal lainnya. Berjanji akan berbagi detail lebih jelas nantinya, namun Ubisoft juga menegaskan bahwa ia tetap akan berhubungan dengan mode multiplayer yang ada.

Ubisoft memastikan bahwa Skull & Bones akan mendapatkan mode campaign single-player.
Ubisoft memastikan bahwa Skull & Bones akan mendapatkan mode campaign single-player.

Apakah mode “campaign” ini akan berujung seperti For Honor dengan kebutuhan always-online? Atau kita akan mendapatkan sesuatu yang cukup dalam dan menarik? Kita tunggu saja. Skull & Bones sendiri rencananya akan dirilis pada musim gugur 2018 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Tertarik?

Source: PC Gamer

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…