Castlevania Hampir Diadaptasikan Jadi Film Live-Action

Reading time:
July 12, 2017
castlevania

Berapa banyak dari Anda yang sudah menikmati film animasi Castelvania yang saat ini sudah tersedia di Netflix, dan beragam situs unduhan ilegal yang bisa Anda temukan di dunia maya? Di luar beberapa kekurangan yang tak signifikan, ia memang berhasil menangkapa apa yang Anda sukai dari seri Castlevania dengan tepat. Mengadaptasi langsung Castlevania 3: Dracula’s Curse yang memuat aksi Trevor Belmont dan Alucard di dalamnya, film animasi ini mendapatkan respon yang cukup positif dari berbagai kalangan. Namun tahukah Anda, bahwa bukannya film animasi, Castlevania hampir berujung jadi film live-action ala Hollywood?

Informasi ini diungkapkan langsung oleh sang penanggung jawab – Adi Shankar dalam wawancaranya dengan situs gaming – Polygon. Shankar menyebut bahwa rencana awal di tahun 2012 silam, adalah menghadirkan Castlevania dalam format live-action. Namun setelah menerima ide soal proyek tersebut, Shankar mengaku kecewa karena ia berakhir tak sesuai dengan apa yang ia inginkan, dan dipastikan akan membuat gamer kecewa. Sebagai salah satu fans yang tumbuh besar dengan game ini, Shankar dengan tegas menolak ide adaptasi tersebut. Film tersebut kabarnya akan punya budget menengah, ala film Underworld.

Adi Shankar menyebut bahwa Castlevania hampir berakhir menjadi film live-action.
Adi Shankar menyebut bahwa Castlevania hampir berakhir menjadi film live-action.

Demi ambisinya untuk mempertahankan cita rasa game yang begitu ia cintai saat kecil tersebut, ia menempuh jalur animasi. Sebuah ide yang ternyata disetujui oleh dua pemain besar – Frederator Studios dan Netflix yang akhirnya menelurkan film Castlevania beberapa hari yang lalu tersebut. Shankar juga secara terbuka mengkritisi banyak film adaptasi game dari studio raksasa yang ia sebut sama sekali tak menghormati para fans. Dan ia menegaskan bahwa ia menolak terlibat dalam aksi “pembunuhan masa kecil” tersebut.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda menikmati atau justru berakhir membenci film animasi Castlevania yang ditangani oleh Adi Shankar ini?

Source: Polygon

Load Comments

PC Games

August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…