Tekken 7 Jelaskan Alasan Physics Dada Karakter Robot – Alisa

Reading time:
July 6, 2017
Tekken 7 jagatplay part 1 (75)

Hampir sebagian besar game yang dilepas ke pasaran saat ini didasarkan pada tema, cerita, dan setting yang fiktif. Bahwa yang Anda temukan dan nikmati tak lebih dari imajinasi liar yang menemukan bentuknya untuk terealisasi dalam medium interaktif yang menyenangkan. Walaupun demikian, bukan berarti video game bisa mengesampingkan “rasionalitas” begitu saja. Karena tetap saja ada elemen yang harus dipikirkan dan dirancang untuk terasa masuk akal, bahkan untuk urusan sekecil gerakan payudara sekalipun. Setidaknya, hal inilah yang terjadi dengan game fighting terbaru dari Bandai Namco – Tekken 7.

Salah satu yang cukup aneh mungkin terjadi para Alisa Bosconovitch – karakter Android wanita yang menjadi salah satu roster terfavorit. Terlepas dari fakta bahwa sebagian besar tubuhnya terbuat dari logam, dada Alisa tetap bergerak mengikuti pergerakannya. Banyak gamer yang menuduh bahwa desain seperti ini tidak lebih dari usaha mengeksploitasi sensualitas Alisa, untuk gamer yang sebagian merupakan kaum Adam. Respon yang cukup untuk membuat otak di balik seri Tekken 7 – Katsuhiro Harada angkat bicara.

Berbicara lewat akun Twitter resminya, Harada melemparkan alasan di balik physics dada yang dimiliki oleh Alisa. Harada menyebut bahwa tubuh Alisa terbuat dari Tungsten Carbide dengan armor bagian luar diracik dari Titanium dan Uranium. Namun ia juga tetap dilapis dengan tulang buatan. Sementara bagian dadanya dibuat bisa bergerak tidak sekedar sebagai “hiasan”, tetapi mekanisme penahan guncangan untuk gerak Alisa, kata Harada.

Tekken 7 saat ini sudah tersedia untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Of course, Harada, of course..

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…