Microtransactions Shadow of War Picu Reaksi Negatif

Reading time:
August 7, 2017
shadow-of-war1-600x321

Warner Bros, sepertinya siap untuk menggantikan posisi EA sebagai publisher dengan prioritas yang berlebihan pada uang. Terlepas dari kualitas game mereka yang memang pantas untuk diacungi jempol, WB sepertinya memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan rilis game mereka untuk meraup ekstra keuntungan via microtransactions. Lihat saja sistem loot box yang mereka tawarkan di Injustice 2, misalnya. Namun yang cukup mengherankan adalah fakta bahwa sistem yang sama ternyata juga akan diimplementasikan untuk game action yang cukup diantisipasi  tahun ini – Shadow of War. Dan gamer, tidak suka.

Monolith dan Warner Bros memang sudah mengumumkan sistem microtransactions untuk Shadow of War beberapa waktu yang lalu. Kini lewat blog post resmi mereka, mereka memastikan kehadiran sistem Loot Chest dan War Chest yang walaupun bisa dibeli dengan uang in-game, juga akan memungkinkan gamer untuk langsung mendapatkannya via uang di dunia nyata. Loot Chest akan berisikan equipment untuk Talion, sementara War Chests akan memuat karakter Orc pendukung yang akan memperkuat pasukan Anda. Tidak hanya itu saja, mereka juga menawarkan XP Boosts yang akan membantu Talion untuk naik level lebih cepat.

Kepastian kehadiran microtransactions yang bisa dibeli dengan uang nyata untuk Shadow of War memicu reaksi keras gamer di dunia maya.
Kepastian kehadiran microtransactions yang bisa dibeli dengan uang nyata untuk Shadow of War memicu reaksi keras gamer di dunia maya.

Walaupun bukan konten yang harus dibeli, reaksi gamer terkait pengumuman ini sendiri bisa dibilang negatif, setidaknya yang terlihat di Reddit. Memuat microtransactions di dalam sebuah game single player yang harus dibeli dengan harga game AAA penuh dan bahkan memuat Season Pass berbayar tersendiri dianggap sebagai tingkah yang tidak etis. Diskusi pun mengemuka dan sebagian besar menyayangkan keputusan WB dan Monolith untuk menyuntikkan sistem loot seperti ini ke dalam Shadow of War.

Shadow of War sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 10 Oktober 2017 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah microtransactions di dalam game single player seperti ini, apalagi berbasis loot box, bisa ditoleransi?

Source: Community WB Games

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…