NBA Live 18 Akan Hadirkan Tim Wanita

Reading time:
August 4, 2017

Inovasi adalah sesuatu yang esensial untuk sebuah game rilis tahunan yang punya gameplay tak banyak berbeda dengan seri-seri sebelumnya, seperti game olahraga misalnya. Dengan peraturan yang tak banyak berubah selama beberapa dekade terakhir in, developer punya tugas berat untuk membuat setiap seri terasa baru dan berbeda. Dari mengatur elemen sekecil simulasi gerak pemain, hingga menambahkan konten menyegarkan seperti mode cerita, misalnya. Salah satu strategi lain yang ditempuh oleh EA Sports adalah menambahkan liga wanita ke dalamnya. Sesuatu yang sempat mereka lakukan di FIFA 16, dan kini akan terjadi lagi di NBA Live 18.

Harus tunduk di bawah dominasi franchise kompetitor dari 2K – NBA 2K yang tak punya pesaing selama beberapa tahun terakhir ini, EA Sports memang punya tugas berat untuk memastikan kesuksesan NBA Live 18. Selain beragam janji perbaikan gameplay yang sempat mereka utarakan di E3 2017 kemarin, EA Sports menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan WNBA – alias liga bola basket wanita. Proses motion capture akan ditangani oleh pemain ternama WNBA – Kelsey Plum.

Mengikuti langkah sama yang sempat mereka implementasikan di FIFA 16, EA Sports juga akan menghadirkan tim wanita untuk NBA Live 18.
Mengikuti langkah sama yang sempat mereka implementasikan di FIFA 16, EA Sports juga akan menghadirkan tim wanita untuk NBA Live 18.

EA Sports sendiri masih belum angkat bicara soal tanggal rilis resmi untuk NBA Live 18 itu sendiri, selain platform rilis yang akan menuju Playstation 4, Xbox One, dan PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah kehadiran tim wanita seperti ini menentukan keputusan beli Anda?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…