Senran Kagura untuk Nintendo Switch Tetap Terlihat “Nakal”

Reading time:
August 1, 2017

Nintendo adalah konsol anak-anak, seberapa sering Anda mendengar ungkapan yang satu ini? Bahwa terlepas dari fakta bahwa ia sudah meluncurkan game sekelas Bayonetta atau Devil’s Third misalnya, citra ini memang tidak bisa lepas dan terus mengikutinya. Padahal, fakta memperlihatkan bahwa Nintendo tidak pernah berkeberatan dengan konten game yang tidak ditujukan untuk anak-anak, baik dari sisi kekerasan ataupun sensualitas. Jika kedua game tersebut masih tidak cukup untuk menjadi bukti bagi Anda, maka detail terbaru terkait game Senran Kagura untuk Nintendo Switch sepertinya cukup untuk melakukannya.

Setelah sempat hanya diperlihatkan lewat teaser, Marvelous akhirnya secara resmi memperkenalkan proyek Senran Kagura mereka untuk Nintendo Switch. Berbeda dengan game Senran Kagura selama ini yang mengusung genre action, shooter, hingga memasak, game yang disebut sebagai Shinobi Refle: Senran Kagura ini mengusung gameplay ala dating sim. Hanya memuat karakter Asuka saja, gameplay akan berkisar pada kontak fisik yang akan memicu beragam respon darinya. Setiap sentuhan yang Anda lakukan akan mengubah mood yang ada. Tidak hanya itu saja, Marvelous juga menjanjikan sensasi realistis lewat fitur HD Rumble yang terdapat di dalam Joy-Con.

Sentuhan fisik dengan fitur HD Rumble akan jadi daya tarik utama Shinobi Refle: Senran Kagura untuk Nintendo Switch.
Sentuhan fisik dengan fitur HD Rumble akan jadi daya tarik utama Shinobi Refle: Senran Kagura untuk Nintendo Switch.

Shinobi Refle: Senran Kagura ini sendiri rencananya akan dirilis via Nintendo eShop di pasar Jepang untuk tahun 2017 ini. Belum ada konfirmasi apakah ia menuju pasar barat atau tidak. Konsol anak-anak, heh?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…