Review Fallen Legion – Sins of an Empire: Indonesia Pantas Bangga!

Reading time:
August 11, 2017
Fallen Legion: Sins of an Empire_20170806095312

Industri kreatif mungkin bukan salah satu industri yang mendapatkan perhatian besar dari pemerintah. Bahwa di tengah potensi yang begitu besar, ia tidak banyak dibicarakan dan dijadikan fokus, terutama untuk industri game. Padahal ada banyak studio game lokal yang sudah mulai berhasil membuktikan diri sebagai kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata begitu saja, baik di ranah mobile ataupun platform rumahan seperti konsol ataupun PC. Kita mungkin mengenal game seperti Dreadout, Orbiz, atau Legrand Legacy. Namun ada satu judul yang berhasil melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh game Indonesia yang lain. Benar sekali, ia berhasil masuk ke pasar konsol, lebih tepatnya Playstation 4.

Hampir sebagian besar game racikan developer Indonesia saat ini memang tersedia setidaknya untuk dua platform – mobile ataupun PC. Namun yang dilakukan oleh developer asal Indonesia – Mintsphere dengan game mereka – Fallen Legion memang pantas dihitung sebagai pencapaian tersendiri. Berhasil menjalin kerjasama dengan Sony Interactive Entertainment, game racikan mereka dirilis di dua platform berbeda yang masing-masing darinya, menawarkan perspektif berbeda untuk satu jalinan cerita yang sama. Ada “Sins of an Empire” untuk Playstation 4 dan “Flames of Rebellion” untuk PS Vita. Kami sendiri berkesempatan untuk menjajal Sins of an Empire.

Lantas, apa yang ditawarkan oleh Fallen Legion: Sins of an Empire ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang pantas dibanggakan? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Anda berperan sebagai Cecille - putri kerajaan Fenumia yang harus mengambil tahta sang ayah yang wafat.
Anda berperan sebagai Cecille – putri kerajaan Fenumia yang harus mengambil tahta sang ayah yang wafat.

Baik Sins of an Empire maupun Flames of Rebellions sebenarnya mengusung satu garis cerita yang sama, namun dilihat dari dua perspektif yang berbeda. Sins of an Empire memosisikan Anda sebagai seorang putri kerajaan bernama Cecille. Menemukan ayahnya telah tewas, tampuk kepemimpinan kerajaan kini terletak di pundaknya. Berita buruknya? Ayahnya sendiri tidak meninggalkan Fenumia dalam keadaan yang bisa terbilang “sehat”. Kini Cecille punya tugas super berat untuk memastikan Fenumia tidak runtuh menjadi sekedar nama dan abu.

Ancaman datang dari berbagai arah. Dengan tiada laginya ayahnya yang kharismatik, Cecille harus berjuang memimpin Fenumia yang ternyata, dirudung banyak masalah internal. Intrik politik dalam keluarga dan sosok penting di dalamnya berpotensi untuk menekan kepentingan rakyat-rakyat kecil. Sementara di sisi lain, pemberontakan dan ancaman invasi dari kerajaan yang lain juga terbuka lebar. Berita baiknya? Di bawah bantuan Maurice – sang penasihat yang setia dan bijaksana, Cecille menemukan kekuatan baru yang berbeda. Ia kini ditemani sebuah buku magis bernama Grimoire yang dulu ternyata, sempat menemani sang ayah.

Demi mengembalikan kejayaan Fenumia, Cecille harus berhadapan dengan banyak masalah.
Demi mengembalikan kejayaan Fenumia, Cecille harus berhadapan dengan banyak masalah.
Tidak hanya dari luar, tetapi juga konflik dari politik keluarga berkuasa di dalam Fenumia itu sendiri.
Tidak hanya dari luar, tetapi juga konflik dari politik keluarga berkuasa di dalam Fenumia itu sendiri.

Buku yang bisa berbicara tersebut memberikan kesempatan bagi Cecille untuk mengakses ruang energi para prajurit yang sudah tewas dan membawa mereka kembali sebagai “Exemplars”, untuk menemaninya mencapai tujuan utamanya – mengembalikan lagi keanggunan dan ketangguhan Fenumia sebagai sebuah kerajaan. Namun di sisi lain, Grimoire juga membutuhkan asupan energi berupa nyawa manusia di beberapa titik. Mengandalkannya sebagai tumpu harapan, Cecille perlahan namun pasti, mulai menyadari peran Grimoire yang sebenarnya.

Mampukah Cecille menyelesaikan masalah kompleks yang menghantui kerajaan ini?
Mampukah Cecille menyelesaikan masalah kompleks yang menghantui kerajaan ini?

Lantas, mampukah Cecille mengembalikan kekuatan Fenumia sebagai kerajaan? Tantangan seperti apa saja yang harus ia hadapi? Siapa pula jati diri Grimoire yang sesungguhnya? Semua pertanyaan ini bisa Anda jawab dengan memainkan Fallen Legion: Sins of an Empire ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…