Assassin’s Creed Origins Akan Hadirkan Mode “Damai” – Discovery

Reading time:
September 28, 2017
discovery tour

Satu tahun rehat dengan janji untuk menghadirkan sesuatu yang baru dan berbeda untuk franchise tahunan dengan genre open-world yang satu ini, antisipasi terhadap seri terbaru – Assassin’s Creed: Origins memang terhitung besar. Ubisoft sendiri akan membawa game populer ini menuju ke akarnya, memuat kisah pertama yang menginspirasi pertempuran antara Assassin dan Templar, yang memang jadi tema utamanya. Anda mungkin bisa berakhir tidak suka dengan konten ataupun gameplay Assassin’s Creed, namun kita semua harus mengakui, bahwa Ubisoft belum pernah gagal menawarkan atmosfer dunia yang begitu memukau, memanjakan mata, dan penuh detail. Sesuatu yang akhirnya mereka sadari di seri terbaru ini.

Pernahkah Anda berpikir dan berkeinginan untuk menikmati “dunia” Assassin’s Creed untuk sekedar menyerap atmosfer reka ulang perabadan masa lampaunya yang fantastis? Jika iya, ini mungkin salah satu berita terbaik yang ingin Anda dengar. Ubisoft memastikan kehadiran mode damai bernama “Discovery Mode” yang didesain dengan satu tujuan – edukasi. Hadir sebagai update cuma-cuma di awal tahun 2018 mendatang, mode ini akan memungkinkan Anda untuk mengeksplorasi Mesir Kuno secara bebas, tanpa cerita, tanpa pertarungan, dan tanpa batas waktu. Anda bisa sekedar “bersantai” dan belajar soal sejarah yang ada.

Hadir sebagai update cuma-cuma awal tahun depan, Discovery Mode akan memungkinkan Anda menikmati setting Mesir Kuno AC Origins dengan atmosfer yang damai.
Hadir sebagai update cuma-cuma awal tahun depan, Discovery Mode akan memungkinkan Anda menikmati setting Mesir Kuno AC Origins dengan atmosfer yang damai.

Assassin’s Creed Origins sendiri rencananya akan dilepas pada tanggal 27 Oktober 2017 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik dengan mode yang satu ini?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…