Assassin’s Creed Origins Tak Hanya di Mesir?

Reading time:
September 6, 2017

 

AC-Origins-10-600x338

Berusaha mengembailkan popularitas yang kian redup di seri-seri sebelumnya, pekerjaan Ubisoft memang terhitung berat untuk kembali menjadikan Assassin’s Creed sebagai sebuah franchise game open-world yang relevan. Tantangan yang kemudian mereka jawab dengan memperkenalkan seri teranyar – Origins. Mengambil setting Mesir Kuno dan disebut-sebut menjadi awal cerita dari kelahiran para Assassins yang sudah kita nikmati selama bertahun-tahun, Origins juga siap menghadirkan salah satu dunia terbesar yang pernah dirancang Ubisoft untuk franchise yang satu ini. Namun menariknya? Mesir sepertinya bukan satu-satunya tempat yang akan Anda singgahi dan nikmati.

Ubisoft memang tidak pernah memperlihatkan setting lain selain padang gurun Mesir kuno yang penuh dengan piramida dan pasir. Namun informasi terbaru yang dilepas oleh situs rating umur – ESRB mengindikasikan bahwa Mesir sepertinya, bukan satu-satunya tempat yang akan bisa disinggahi oleh Bayek nantinya. Keterangan ESRB untuk game ini menyebutkan dua wilayah ekstra – Yunani dan Romawi juga akan bisa disinggahi. Sesuatu yang rasional mengingat Ubisoft juga sudah mengkonfirmasikan kehadiran sosok seperti Caesar di dalamnya.

Deskripsi ESRB untuk Assassin's Creed Origins mengindikasikan wilayah lain selain Mesir. Di sana tertulis aksi Bayek di Yunani dan Romawi.
Deskripsi ESRB untuk Assassin’s Creed Origins mengindikasikan wilayah lain selain Mesir. Di sana tertulis aksi Bayek di Yunani dan Romawi.

Apakah ini berarti kita akan mendapatkan wilayah baru selain Mesir untuk dijelajahi? Ataukah ia akan muncul sekedar sebagai setting untuk satu atau dua misi utama tanpa ada kesempatan dieksplorasi? Kita tunggu saja.

Assassin’s Creed Origins sendiri rencanaya akan dirilis pada tanggal 27 Oktober 2017 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…