Left Alive Adalah Bagian dari Front Mission

Reading time:
September 20, 2017
left-alive

Left Alive? Anda yang sempat mengikuti informasi game terbaru dari panggung Sony di pre-TGS 2017 kemarin tentu tidak akan asing lagi dengan nama game yang satu ini. Walaupun masih diperkenalkan dalam sekedar teaser pendek tanpa detail sama sekali, nama veteran besar di belakangnya membuat proyek ini langsung menarik perhatian. Ada sosok seperti Yoji Shinkawa, Takayuki Yanase, dan Toshifumi Nabeshima di belakang proyek yang akan melibatkan perang urban dan mecha yang satu ini. Yang menarik? Game ini sendiri berdiri di bawah bendera raksasa Square Enix.

Mecha, perang urban, dan Square Enix? Apakah kombinasi ketiga nama ini mengingatkan Anda pada franchise populer yang lain? Benar sekali, kita tengah berbicara soal Front Mission yang sayangnya, memang tak kunjung mendapatkan seri terbaru. Apalagi sosok seperti Shinji Hashimoto yang dulu sempat menangani Front Mission juga terlibat di dalamnya. Benar saja, Left Alive akhirnya dikonfirmasikan, memang merupakan game action yang mengusung semesta yang sama dengan Front Mission. Hal ini terungkap dari begitu banyak informasi baru yang meluncur via Famitsu. Detail apa saja yang menarik? Ini dia:

Left Alive dipastikan akan mengusung setting dan semesta yang sama dengan Front Mission.
Left Alive dipastikan akan mengusung setting dan semesta yang sama dengan Front Mission.
  • Left Alive adalah sebuah game action tembak-tembakan dengan kemampuan meletakkan perangkap di beragam tempat. Ia akan mengambil perspektif third-person shooter.
  • Game ini menggunakan setting dan semesta yang sama dengan Front Mission.
  • Ia akan mengambil timeline cerita antara Front Mission 5 dan Front Mission Evolved.
  • Akan ada tiga protagonis. Dimulai dari protagonis yang paling muda, kemudian beralih ke protagonis wanita. Anda akan bisa menggonta-ganti protagonis ini sesuai dengan jalan cerita yang ada.
  • Sistem progression akan diserahkan pada gamer.
  • Ada elemen replayability.
  • Akan hanya ada satu ending, tetapi perubahan yang terjadi pada tiap karakter akan bergantung pada pilihan yang Anda ambil.
  • Struktur gameplay akan berbasis stage.
  • Tidak ada kustomisasi untuk Wanzer (mecha) yang ada. Tetapi ada fitur crafting untuk mendapatkan senjata atau material lebih baik.
  • Left Alive akan ditawarkan sebagai game offline. Belum ada konfirmasi soal mode online.
  • Beberapa staff Front Mission ikut mengerjakan proyek ini.
  • Tidak hanya karakter, Yoji Shinkawa juga akan mendesain beberapa mecha.
  • Toshifumi Nabeshima sudah resmi berdiri di bawah bendera Square Enix sejak tahun 2015.

Left Alive sendiri rencananya akan dirilis pada tahun 2018 mendatang untuk Playstation 4 dan PC. Belum ada kejelasan kapan mereka akan memperlihatkan gameplay perdana proyek yang satu ini.

Source: Gematsu

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…