JagatPlay di TGS 2017: Berkunjung ke Booth Playstation!

Author
Jey Nelson
Reading time:
September 24, 2017

Menghibur! Itulah esensi booth Playstation di Tokyo Game Show 2017 ini. Mengusung format yang berbeda dari TGS 2016, booth Playstation tahun ini sedikit banyak terinspirasi dari sistem booth mereka di E3 2017 kemarin. Dengan masing-masing game/developer diberi kebebasan untuk menyusun konsep mereka masing-masing, booth Playstation tampak penuh dengan banyak hal menarik yang bisa dinikmati. Walaupun pengumuman game baru di TGS 2017 tahun ini terhitung minim, namun bukan berarti mereka tidak bisa membuat ruang yang ada menjadi “taman hiburan” untuk gamer yang mengunjunginya.

We fell in love..
We fell in love..

Jika kami boleh memberikan penghargaan spesial untuk booth design, maka Detroit: Become Human merupakan pemenang utama kami dalam TGS kali ini. Tampil dengan konsep yang sederhana namun sangat “kena”, Detroit membuat satu etalase display Android AP700 seperti di dalam game-nya dan “mengisi” nya dengan para model yang diminta untuk berlaku layaknya sebuah Android yang tidak mempunyai emosi dan perasaan.

Booth Detroit: Become Human sepertinya pantas kami berikan penghargaan sebagai booth terbaik.
Booth Detroit: Become Human sepertinya pantas kami berikan penghargaan sebagai booth terbaik.
Sempat mengira mereka adalah boneka lilin dengan animatronik di dalamnya, setiap Android ini ternyata adalah model!  Tugas mereka? Diam, memandang Anda tanpa emosi, selayaknya Android.
Sempat mengira mereka adalah boneka lilin dengan animatronik di dalamnya, setiap Android ini ternyata adalah model! Tugas mereka? Diam, memandang Anda tanpa emosi, selayaknya Android.
Overly-attached Android?
Overly-attached Android?

Tidak hanya di etalase, beberapa Android juga dirotasi ke dalam area demo game untuk “mengawal” para pemain. Tentu saja, mereka hanya diam dan tidak bisa diajak berbicara, pandangan kosong dan gerakan kaku ala robot yang terkadang mereka lakukan membuat kami lumayan bergidik merinding jika mendekati para android/model ini. Dari jauh memandang, kami bahkan sempat mengira bahwa mereka adalah patung lilin animatronik yang didesain dengan biaya tinggi di awal. Ketika mengetahui bahwa setiap dari mereka adalah model, apresiasi kami tumbuh kian tinggi.

Monster Hunter World juga jadi
Monster Hunter World juga jadi “fokus” booth Playstation untuk TGS tahun ini.
Must resist the urge to spin it..
Must resist the urge to spin it..
The hype is real!
The hype is real!

Monster Hunter World juga secara kreatif menempatkan api-unggun khas monster hunter supaya orang-orang bisa berfoto di api-unggun tersebut. Antrian tentu saja mengular baik untuk orang-orang yang ingin mencoba Monster Hunter ataupun hanya berfoto untuk sekedar bernostalgia. Gran Turismo Sport mengusung konsep Pit-Stop untuk para pengunjung yang ingin mencoba game ini. Dengan mini booth yang berkonsep dan list game yang membuat orang penasaran, tentu saja booth Playstation tidak pernah sepi dari pengunjung.

Gran Turismo Sport dengan tanggal rilis yang kian dekat juga berhasil mencuri perhatian gamer.
Gran Turismo Sport dengan tanggal rilis yang kian dekat juga berhasil mencuri perhatian gamer.
“Mbak-mbak” Booth yang mempersiapkan PSVR untuk demo.
Ada banyak game lain yang juga dipersiapkan.
Ada banyak game lain yang juga dipersiapkan.
TAIKO!
TAIKO!

Kejutan apalagi yang akan ditawarkan oleh Playstation nanti di tahun depan? Kami tentu saja tidak sabar menunggu apa yang akan disuntikkan Sony Interactive Entertainment nantinya. Apalagi mengingat ada segudang judul game raksasa yang siap meluncur di sepanjang tahun 2018 mendatang, yang kami optimis, akan cukup untuk menarik minat gamer

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…
April 22, 2021 - 0

Review NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Cerita Indah Penuh Derita!

Dengan popularitas yang ia raih, hampir sebagian besar gamer memang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…