EA Matikan Dev. Dead Space – Visceral Games

Reading time:
October 18, 2017
dead space 2

EA (Electronic Arts) memang publisher raksasa yang terus mengundang cinta dan benci di saat yang sama. Di satu sisi, mereka merupakan otak di balik banyak game keren seperti Battlefield, Need for Speed, dan Star Wars Battlefront. Walaupun terkesan bermain aman dan tak “segila” Ubisoft yang secara konsisten memperkenalkan IP baru ke pasaran, namun kualitas game-game yang mereka racik, apalagi dengan dukungan Frostbite Engine yang mumpuni, memang selalu berakhir di atas rata-rata. Namun sayangnya, ada alasan kuat pula mengapa perusahaan ini sempat menyandang predikat sebagai yang terburuk di Amerika Serikat beberapa tahun lalu. Salah satunya adalah berita buruk yang satu ini.

Secara mengejutkan, EA kembali menjalankan perannya sebagai “malaikat pencabut nyawa” yang sudah menutup dan mematikan banyak developer yang sempat berada di bawah bendera mereka, termasuk Westwood hingga Maxis. Kini, mereka memastikan diri akan menutup Visceral Games – dev. yang namanya melejit lewat game Dead Space yang fenomenal, yang juga sempat menangani Battlefield Hardline. Lantas, bagaimana dengan game Star Wars yang sempat mereka tangani? EA juga akan mengubah game tersebut.

Dengan ditutupnya Visceral, EA juga akan mengubah arah pengembangan proyek Star Wars dengan cita rasa
Dengan ditutupnya Visceral, EA juga akan mengubah arah pengembangan proyek Star Wars dengan cita rasa “Uncharted” yang sempat mereka kembangkan.

Seperti yang kita tahu, dengan campur tangan mantan dev. Uncharted – Amy Hennig yang ikut bergabung, Visceral Games memang dikabarkan tengah meracik sebuah game single-player Star Wars ala Uncharted dengan sisi cerita yang lebih ditonjolkan. Namun dengan ditutupnya Visceral, EA mengumumkan perubahan format untuk game Star Wars tersebut. Kini ditangani oleh EA Vancouver, game Star Wars yang punya kode nama “Ragtag” tersebut akan didesain ulang untuk sebuah pengalaman yang bisa dinikmati gamer dalam jangka waktu panjang. Mereka berjanji akan tetap mempertahankan kualitas visual, cita rasa Star Wars yang otentik, serta berfokus membawa ceritanya kembali hidup. Rencana rilis untuk tahun 2019 juga otomatis, dibatalkan.

EA Vancouver saat ini sudah mulai mengerjakan “Ragtag” ini. EA sendiri menyebut bahwa mereka tengah berupaya merelokasi sebanyak mungkin staff Visceral ke beragam proyek dan tim di dalam perusahaan mereka.

RIP Visceral Games, RIP Dead Space..

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

January 30, 2023 - 0

Review Dead Space Remake: Isak Tangis di Luar Angkasa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Space Remake ini? Apa…
December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…