Gamer China Banjiri PUBG dengan Review Negatif

Reading time:
October 3, 2017
pubg steam

Popularitasnya yang super tinggi memang membuat game battle royale racikan Bluehole yang satu ini, tak bisa dikesampingkan begitu saja. Dengan penjualan yang sudah menyentuh 13 juta kopi dan angka pemain bersamaan yang berada di posisi puncak Steam, bahkan mengalahkan DOTA 2 sekalipun, PUBG memang tumbuh menjadi fenomena yang baru. Namun di luar semua prestasi tersebut, ada beberapa pernyataan dan kebijakan sang developer yang justru memancing lebih banyak tanda tanya. Dari kritik terhadap Fornite: Battle Royale yang sempat mereka sebut “meniru”, hingga aksi baru yang membuat mereka dibombardir review negatif gamer China. Apa yang terjadi?

Terjangan review negatif dalam jumlah masif kembali menyerang PUBG, setelah sempat terjadi karena kebijakan ban mereka pada beberapa streamer beberapa waktu yang lalu. Kali ini, sebagian besar sumber review negatif yang sudah menyentuh angka 22.000 ini datang dari gamer China. Bagaimana tidak? Terlepas dari statusnya sebagai game berbayar, PUBG ternyata menyuntikkan iklan VPN di dalam game untuk region tersebut. VPN yang diiklankan tersebut diklaim bisa meningkatkan koneksi internasional para gamer China, yang memang sering terhubung dengan server Amerika Utara dan Eropa.

Di China, PUBG menyuntikkan iklan VPN untuk koneksi lebih baik ke server luar.
Di China, PUBG menyuntikkan iklan VPN untuk koneksi lebih baik ke server luar.
Langkah yang langsung direspon gamer dari negara tersebut dengan puluhan ribu review negatif.
Langkah yang langsung direspon gamer dari negara tersebut dengan puluhan ribu review negatif.

Kemarahan ini mengakar pada dua alasan. Pertama, gamer-gamer China ini merasa bahwa iklan dalam sebuah game berbayar bukanlah sesuatu yang pantas. Kedua? Fakta bahwa mereka masih sering berhadapan dengan beragam masalah teknis, terutama server, apa yang dilakukan PUBG ini justru kian mencoreng kepercayaan mereka. Bahwa alih-alih mendapatkan dukungan untuk bermain secara lokal, mereka malah berhadapan dengan iklan yang mendorong mereka untuk bermain di server luar.

Bluehole sendiri masih belum angkat bicara soal masalah ini. That sucks..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…