NieR: Automata Dapatkan Parodi Film Dewasa Jepang

Reading time:
October 18, 2017
NieR-Automata-jagatplay-part-2-22-600x338

Seolah tidak terhindarkan dan tak lagi mengejutkan, ini mungkin reaksi sebagian besar gamer ketika membaca judul artikel kami di atas. Sejak awal ia diperkenalkan, Square Enix dan Platinum Games memang mau tak mau harus diakui, mengandalkan sensualitas sang karakter utama – 2B untuk mendapatkan perhatian dari para gamer. Gamer sama yang kemudian berakhir jatuh cinta pada beragam elemen lain yang ditawarkan, dari cerita, gameplay, hingga musiknya yang fantastis. Yang paling keren? Sang otak di baliknya – Yoko Taro juga cukup terbuka dan tak berkeberatan pada beragam hasil kreativitas fans yang membawa “sensualitas” 2B ini ke level lebih tinggi lewat ragam artwork dan cosplay. Hingga pada akhirnya, berita ini pun muncul.

Setelah dalam wawancara terbarunya Yoko Taro sempat mengemukakan ketertarikan untuk setidaknya terjun ke industri film dewasa Jepang setidaknya sekali dalam seumur hidupnya, berita soal film parodi yang menggunakan produknya tersebut akhirnya mengemuka. Tentu saja, tanpa sosok Yoko Taro di sana. Sebuah film parodi dewasa yang akan disebut sebagai “NieR: AuXXmata” dikonfirmasikan tengah dikerjakan oleh studio TMA dengan Mihara Honoka – sebagai bintang utama. Preview untuk kostum utama yang dikenakan oleh 2B juga terlihat cukup serius dikembangkan.

Film parodi dewasa untuk NieR: Automata dikonfirmasikan, dengan Mihara Honoka sebagai bintang utama.
Film parodi dewasa untuk NieR: Automata dikonfirmasikan, dengan Mihara Honoka sebagai bintang utama.

Square Enix ataupun sosok Yoko Taro sendiri masih belum memberikan komentar resmi apapun terkait parodi film dewasa ini. Ini tentu saja, bukan kali pertamanya video game populer mendapatkan perlakuan seperti ini. Sebelumnya, game VR dari Bandai Namco – Summer Lesson juga sempat mengalami proses serupa. Hmmmm..

Source: Kotaku

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…