NIS America: Microsoft Tak Terlalu “Mendukung” Game Jepang

Reading time:
October 19, 2017
xbox one logo

Jepang dan Xbox, memang seperti air dan minyak. Bahwa terlepas dari usaha Microsoft untuk melakukan penetrasi pasar sejak era Xbox pertama di masa lalu, gamer Jepang tak pernah terlihat tertarik. Usaha mereka untuk tampil “habis-habisan” di era Xbox 360 dengan beberapa judul eksklusif RPG Jepang seperti Blue Dragon dan Lost Odyssey juga tidak banyak berkontribusi untuk mengukuhkan brand ini di negeri sakura tersebut. Sayangnya, terlepas dari beragam janji di sana-sini, hal yang sama juga terjadi dengan varian terbaru mereka – Xbox One. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? NIS America memberikan sedikit sudut pandang mereka.

Microsoft, lewat mulut Phil Spencer, sendiri sempat mengakui bahwa daya tarik Xbox One di mata gamer Jepang memang terhitung kecil karena minimnya jumlah game yang bisa dinikmati oleh selera unik mereka. Namun, pernyataan tersebut ternyata tidak didukung aksi nyata di lapangan. Setidaknya, hal inilah yang diungkapkan oleh CEO dan President NIS America – Takuro Yamashita dalam wawancara terbarunya dengan situs MCVUK.

Yamashita menyebut bahwa saat ini, pendekatan Microsoft untuk game-game Jepang terlihat tidak terlalu mendukung. Microsoft seolah gagal menyadari bahwa di game Jepang, selalu ada daya tarik untuk pasar yang spesifik (niche), terlepas dari apapun itu. Microsoft juga disebut punya keharusan angka pemesanan minimum untuk game-game mereka, membuat struktur ini sama sekali tidak bersahabat untuk game-game “niche” dan kecil dari Jepang.

NIS America menyebut bahwa kebijakan Microsoft saat ini tidak mendukung game-game
NIS America menyebut bahwa kebijakan Microsoft saat ini tidak mendukung game-game “niche” dan kecil dari dev. Jepang.

Jadi karena kebijakan seperti ini, Yamashita menyimpulkan bahwa Microsoft, masih tak terlalu “mendukung” game Jepang ataupun developer dari Jepang. Hal yang sama juga disuarakan oleh President Nihon Falcom – Toshihiro Kondo. Walaupun dirinya tidak pernah membatasi diri untuk merilis game di Xbox, namun jumlahnya yang begitu kecil di pasar Jepang membuatnya jadi platform yang tidak menarik di mata mereka.

Maka seperti sebuah siklus “mematikan” yang sempat terjadi di Xbox 360, Microsoft sepertinya akan berakhir gagal kembali untuk bersaing di pasar Jepang dengan Xbox One ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Di mata Anda, strategi efektif apa yang sebenarnya bisa dilakukan Microsoft untuk membuat konsol mereka lebih laris di Jepang?

Source: MCVUK

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…