Obsidian: Konsol “Tahan” Fallout: New Vegas

Reading time:
October 5, 2017
fallout new vegas

Jika kita berbicara soal hubungan antara konsol dan PC di generasi sebelumnya, maka sulit untuk tidak mengakui bahwa keduanya saling mempengaruhi. Namun pada akhirnya, popularitas konsol seringkali dituduh sebagai “penghalang” dan “penahan” kemampuan developer itu sendiri dan berakhir pada versi PC yang tidak optimal.

Mengapa? Karena untuk memastikan game mereka bisa dimainkan dan terjual di konsol yang punya pasar masif namun dengan performa terbatas, developer biasanya harus menahan diri untuk mengimplementasikan fitur atau menambahkan konten yang mereka inginkan. Hal ini kian parah mengingat usia konsol Playstation 3 dan Xbox 360 yang terhitung hadir dengan spesifikasi super “lawas” dibandingkan PC. Kondisi yang sempat terjadi pada Obsidian ketika meracik game RPG populer mereka – Fallout: New Vegas.

Dalam wawancaranya dengan situs PCGamesN, Scott Everts – Lead World Builder untuk Fallout: New Vegas mengakui hal tersebut. Ia menyebut bahwa konsol memang “menahan” game RPG post-apocalyptic tersebut. Ia akan jadi game yang sangat berbeda jika hanya dirilis untuk PC saja. Ada banyak rencana awal yang hendak mereka implementasikan, terutama dari penempatan beragam lokasi dan quest.

Obsidian menyebut bahwa Fallout New Vegas akan berbeda jika ia hanya dirilis untuk PC saja. Ia mengaku konsol
Obsidian menyebut bahwa Fallout New Vegas akan berbeda jika ia hanya dirilis untuk PC saja. Ia mengaku konsol “menahan” potensi game ini.

Walaupun beberapa darinya tetap berhasil masuk di versi final, Everts mengaku bahwa mereka sebenarnya bisa mendorongnya lebih jauh. Namun pada akhirnya, mereka harus menyederhanakannya untuk memastikan Fallout: New Vegas bisa dimainkan di konsol di kala itu. Everets menyebut bahwa seharusnya akan ada lebih banyak zona-zona permainan terpisah dengan dinding raksasa yang menyelimutinya.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah di mata Anda, konsol memang menahan laju pengembangan PC?

Source: PCGamesN

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…
November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…