Lucasfilm Dukung Penghentian Sementara Microtransactions Star Wars Battlefront II

Reading time:
November 21, 2017
Star Wars Battlefront II jagatplay part 1 7

Apakah gamer sudah “menang” terkait perang melawan EA dan DICE di Star Wars Battlefront II? Untuk sebuah hasil yang definitif, memang belum banyak yang bisa diklaim dan dibicarakan. Setelah kritik pedas yang mengemuka, EA setidaknya sudah mengambil satu langkah positif – menghentikan sementara penjualan microtransactions Star Wars Battlefront II itu sendiri. Namun sepertinya tidak hanya gamer saja yang mendukung keputusan EA yang satu ini. Salah satu studio di luar industri game yang berasosiasi kuat dengan nama Star Wars itu sendiri – Lucasfilm juga mengungkapkan dukungan mereka.

Berbicara dengan The Washington Post, Lucasfilm secara terbuka mendukung keputusan EA untuk mencabut sementara, sistem microtransactions dari Star Wars Battlefront II. Lucasfilm menyebut bahwa Star Wars selama ini selalu berfokus pada apa yang diinginkan oleh fans – baik di Battlefront ataupun produk Star Wars yang lain, fans selalu nomor satu. Oleh karena itu, mereka mendukung keputusan yang tentu saja, sejalan dengan apa yang diinginkan oleh fans tersebut. EA sendiri hingga saat ini, masih belum membuka detail soal bagaimana sistem microtransactions ini akan bekerja jika mereka kembali di masa depan.

Star Wars Battlefront II jagatplay part 1 172
Lucasfilm mendukung keputusan EA untuk mengistirahatkan microtransactions dari SWBF II.

Menyedihkan memang melihat bahwa pendekatan dan kualitas yang ditawarkan EA dan DICE di seri ini tertutup bayang-bayang pembicaraan soal microtransactions dan ketamakan yang sepertinya, masih mendominasi nama SWBF II, hingga saat berita ini ditulis sekalipun. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang sudah membeli Star Wars Battlefront II?

Source: The Washington Post

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…