Mirip Game Mobile, Star Wars Battlefront II Juga Batasi Reward Mode Arcade

Reading time:
November 15, 2017
star wars battlefront II

Entah apa yang dipikirkan EA ketika bersama dengan DICE, meracik dan melepas Star Wars Battlefront II ke pasaran. Karena di balik semua mekanik dan kualitas visualisasi memesona yang sebenarnya berhak membuat mereka mendapatkan resepsi positif dan nilai review yang tinggi, ia dipenuhi dengan kebijakan penuh ketamakan yang dipertanyakan. Bahwa di balik semua alasan dan usaha pembenaran omong kosong yang dilempar, ada kejelasan bahwa keseluruhan mekanisme dibangun untuk menjual lootbox. Anda merasa itu semua sudah buruk? Tunggu dulu. Desain yang satu ini akan membuat Anda semakin menggelengkan kepala.

Mengikuti format seperti di seri pertamanya, Star Wars Battlefront II juga mengusung mode Arcade yang memungkinkan Anda untuk bertempur melawan AI, gelombang demi gelombang. Beberapa media dan gamer yang menikmati mode ini untuk sekedar “beristirahat” dari mode multiplayer yang memang jadi kekuatan utama, ternyata menemukan desain lebih menyedihkan.

EA membuat Anda tidak bisa melakukan grinding / mengumpulkan Credits dari mode Arcade ini. Jika Anda sudah memainkan mode ini secara berturut-turut dalam jangka waktu tertentu, Anda akan berhenti mendapatkan reward Credits lagi. Tidak hanya itu saja, ada sistem cooldown di sana. Seperti game mobile, Anda harus menunggu jumlah waktu tertentu untuk bisa mendapatkan reward Credits lagi dari mode Arcade.

Tentu saja, keputusan untuk mengaplikasikan pembatasan ala game mobile ini kian mengobarkan rasa amarah tidak hanya gamer, tetapi juga media dan personality Youtube yang tertarik untuk menilai game action yang satu ini. What the..

Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…