Crytek Tuntut Hukum Dev. Star Citizen

Reading time:
December 15, 2017
cryengine 5

Tuntutan hukum memang bukan kejadian baru di industri game, seperti halnya bisnis yang lain. Menuntut atau dituntut hukum oleh pihak yang terlibat di industri yang sama ataupun tidak sudah jadi pemandangan umum. Walaupun harus diakui, terkadang kasus ini muncul dari sumber yang tak pernah Anda prediksikan sebelumnya, seperti hak klaim oleh aktris dan aktor ternama karena karakter yang dianggap mencuri penampilan fisik mereka. Tetapi terkadang, Anda juga akan menemukan kasus tuntutan hukum lebih serius yang berputar pada masalah hak dan kewajiban di dalam kontrak. Hal inilah yang terjadi dengan Crytek dan Cloud Imperium Games (CIG). Dev. yang terkenal lewat game seperti Crysis dan Ryse: Son of Rome ini meminta salah satu developer game paling diantisipasi saat ini – Star Citizen untuk duduk di meja hijau.

Alasannya? Kini berkaitan dengan engine andalan Crytek – CryEngine. Seperti yang kita tahu, ketika pertama kali dikembangkan, Star Citizen memang menjadikan engine super indah tersebut sebagai basis. Namun untuk alasan optimalisasi yang lebih baik dan pondasi multiplayer yang lebih bisa diandalkan, Star Citizen tiba-tiba berpindah engine menjadi engine Lumberyard milik Amazon. Perpindahan ini ternyata menjadi sumber masalah baru. Crytek menyebut bahwa Star Citizen telah melanggar kontrak.

star citizen
Dianggap melanggar kontrak, Crytek tuntut hukum dev. Star Citizen – Cloud Imperium Games.

Ada tiga point kontrak yang dilanggar oleh Cloud Imperium Games dengan perpindahan engine menjadi Lumberyard ini. Pertama, adalah kontrak untuk terus menggunakan CryEngine secara eksklusif selama proses pengembangan dan mempromosikan engine tersebut di dalam game. Kedua, soal kolaborasi dengan Crytek untuk terus mengembangkan CryEngine, dan yang ketiga – menempuh langkah-langkah pasti untuk memastikan produk Crytek tetap aman. Crytek juga menyebut bahwa CIG telah mengembangkan dua buah game terpisah – Squadron42 dan Star Citizen tanpa seizin mereka. Tidak ada kejelasan berapa besar nilai ganti rugi yang diminta oleh Crytek.

Lewat pernyataan resmi mereka, CIG tentu saja membantah semua tuduhan tersebut dan berniat untuk membela diri dengan sekuat mungkin di meja hijau nanti. Bagaimana menurut Anda sendiri? Siapakah yang menurut Anda salah di dalam kasus yang satu ini?

Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…
December 13, 2021 - 0

Impresi FORSPOKEN: Gadis dengan Kekuatan Magis!

Sebuah produk yang unik, ini mungkin kata yang tepat untuk…
December 2, 2021 - 0

Review Battlefield 2042: Setengah Matang!

Bagi mereka yang mencintai FPS sebagai genre, Battlefield dari EA…
November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…