PUBG Tegaskan Tak Akan Berubah Jadi Pay to Win

Reading time:
December 6, 2017
pubg 1

Pay to Win, strategi bisnis seperti ini memang bisa dirasionalisasi jika kita berbicara soal game free to play. Bahwa untuk memastikan dukungan terus berlanjut dan keuntungan bisa diraih, developer dan publisher berhak menjual item digital yang punya efek tertentu di dalam gameplay, signifikan ataupun tidak. Dengan sistem seperti ini, gamer akan tergoda untuk mengeluarkan sedikit uang nyata mereka. Namun apakah konsep Pay to Win ini punya tempat di game AAA berbayar dengan harga standar? Sepertinya tidak, setidaknya itulah yang terproyeksikan lewat rilis Star Wars Battlefront II. Berita baiknya? Salah satu game multiplayer terpopuler saat ini – PUBG, juga menegaskan komitmennya untuk tidak jatuh di “lubang” tersebut.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Changhan Kim – CEO dan Lead Game Designer untuk PUBG Corp. Mereka berencana untuk mempertahankan sistem lootcrate untuk PUBG di masa depan, namun menegaskan bahwa akan tetap memastikannya hanya berisikan item kosmetik saja. Kim menyebut bahwa mereka tidak akan menambahkan apapun yang bisa mempengaruhi gameplay. Menambahkan item kosmetik akan menjadi salah satu prioritas setelah rilis final terjadi, ungkap Kim. Untuk memastikan pengalaman bermain yang berimbang, mereka juga tengah mempertimbangkan matang senjata baru apa yang bisa dihadirkan nanti.

pubg steam
Akan menambahkan lebih banyak item kosmetik, PUBG menegaskan tidak akan menambahkan item yang akan mempengaruhi gameplay.

PUBG sendiri rencananya akan dirilis dalam format final sebelum tahun 2017 ini berakhir, walaupun masih tanpa tanggal rilis pasti. Ia juga akan dilepas pertama kali untuk konsol via Xbox One dalam waktu dekat ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Masih sibuk dengan game yang satu ini?

Source: PC Gamer

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…