Team Ninja Resmi Tinggalkan Dead or Alive 5

Reading time:
December 18, 2017

Berapa banyak dari Anda yang masih mencicipi seri Dead or Alive 5: Last Round saat ini? Sulit untuk membayangkan memang bahwa game fighting yang satu ini sudah berusia 5 tahun. Walaupun kami yakin cukup banyak gamer yang “masuk” karena tertarik dengan desain karakter wanita ciamik yang memang jadi identitas khas Team Ninja, apalagi dengan mod nakal yang tersedia di versi PC, namun ia sebenarnya adalah sebuah game fighting yang solid. Bahwa di usianya yang sudah tua, ia tetap terasa relevan di scene fighting saat ini. 5 tahun hidup, Team Ninja akhirnya siap untuk melepas seri yang satu ini. Lewat sebuah pengumuman yang mereka lemparkan di Dead or Alive 5 Battle Royal 2017 di NEC 18 kemarin, keputusan tersebut diambil.

Seperti yang kita tahu, 5 tahun memang bukan waktu yang singkat. Selama 5 tahun ini terakhir pula, sembari terus menambahkan konten karakter dan terus menyesuaikan gameplay yang ada, Team Ninja memang mengeruk banyak keuntungan dari Dead or Alive 5: Last Round. Salah satu skema yang ditempuh adalah dengan terus menjual beragam item kosmetik berupa pakaian dan aksesoris, bahkan menyuntikkan sistem kehancuran kostum di salah satunya. Kini, Team Ninja siap beralih. Mereka siap bergerak menuju masa depan Dead or Alive sebagai franchise, walaupun tidak secara langsung mengkonfirmasikan eksistensi seri keenamnya.

Dead or Alive 5 Last Round jagatplay 119
Setelah terus merilis DLC selama 5 tahun terakhir ini, Team Ninja akhirnya secara resmi mengumumkan siap untuk beralih dari Dead or Alive 5.

Apakah ini berarti kita akan melihat Dead or Alive 6 dengan Soft Engine 2.0 dalam waktu dekat ini? Ataukah Team Ninja punya rencana lain untuk franchise yang satu ini? Kita tunggu saja.

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…
April 22, 2024 - 0

Review Eiyuden Chronicle – Hundred Heroes: Rasa Rindu yang Terobati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Eiyuden Chronicle: Hundred Heroes ini?…
April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…