10 Game JRPG Eksklusif Konsol yang Butuh ke PC!

Reading time:
January 22, 2018
feat image 1

Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, popularitas PC sebagai platform gaming memang harus daikui, lebih tinggi di generasi saat ini. Developer dan publisher, terutama dari Jepang yang selama ini selalu menganaktirikan PC untuk rilis game teranyar mereka kini mulai menjadikannya sebagai pasar utama yang dilirik sejak hari pertama peluncur game-game raksasa mereka. Kerennya lagi? Trennya tidak sekedar berkisar game-game terbaru saja. Publisher seperti SEGA dan Square Enix yang tergiur dengan jumlah pengguna Steam yang menyentuh angka ratusan juta user dari seluruh dunia juga mulai merilis game-game lawas mereka dalam format visualisasi yang lebih dengan dukungan kontrol dan beragam fitur baru yang menggoda. Tren yang tentu saja, membuat gamer PC, terutama mereka yang senang dengan game Jepang termanjakan.

Tetapi harus diakui, ini tidak berarti gamer PC sudah kedatangan semua game-game JRPG yang pantas untuk dijajal. Percaya atau tidak, masih banyak game JRPG di luar sana yang masih tidak melirik pasar ini sebagai sesuatu yang menarik untuk disambangi, walaupun data memperlihatkan hal sebaliknya. Permintaan untuk beberapa judul yang kami sertakan di sini, bahkan terhitung kuat, namun tidak kunjung dipenuhi. Tentu saja, game-game JRPG yang kami sebutkan ini tidak berasal dari era dua atau tiga generasi platform sebelumnya yang saat ini, bisa dengan mudah bisa dicicipi lewat proses emulasi, baik secara legal ataupun tidak. Kita berbicara soal game-game JRPG yang sempat mampir di era, setidaknya Playstation 3 dan Xbox 360 atau bahkan, lebih baru lagi.

Walaupun setiap judul ini tidak sempurna dan beberapa di antaranya, bahkan diasosiasikan dengan beberapa masalah teknis dan desain, namun harapan untuk menikmatinya dalam kualitas yang lebih optimal berkat kemampuan PC yang lebih dinamis tentu terus berkobar. Apalagi jika sang developer atau publisher, dengan sedikit ekstra waktu, berusaha memperbaiki apapun masalah yang sempat dikeluhkan di rilis originalnya.

Lantas, dari semua game JRPG yang sempat tersedia di generasi terkini dan sebelumnya, game-game JRPG eksklusif mana saja yang menurut kami, butuh ke PC dalam format visual lebih baik dan dukungan port mumpuni? Inilah versi JagatPlay:

  1. White Knight Chronicles

white knight chronicles1

Sebuah game JRPG yang memang tidak sempurna dari sisi desain, namun berhasil membangun basis fans yang cukup fanatik, tidak ada lagi kata yang lebih tepat untuk menjelaskan apa itu White Knight Chronicles. Game JRPG eksklusif Playstation 3 ini memang berusaha menggabungkan konsep MMORPG dengan JRPG offline dalam format pertarungan yang mungkin akan mengingatkan Anda pada apa yang ditawarkan Square Enix di Final Fantasy XII. Bedanya? Tidak sekedar bertarung dalam format manusia saja, Anda bisa berubah bentuk menjadi sebuah mecha raksasa untuk menghancurkan varian monster yang tentu saja, berukuran besar dan terlihat mustahil ditundukkan oleh manusia biasa. Sempat dikritik karena kualitas visualisasi yang tidak terlalu menggoda di kala itu, dengan dukungan online yang mumpuni, ini bisa berakhir jadi seri yang cukup solid untuk dinikmati di PC.

  1. Infinite Undiscovery

infinite undiscovery

Sempat menjadi hasil dari usaha Microsoft untuk menembus pasar Jepang yang sulit, Infinite Undiscovery merupakan salah satu dari JRPG yang didesain untuk kepentingan tersebut. Mirip dengan konsep Star Ocean dimana konsep action RPG yang diusung lebih kental, dengan tetap mempertahankan konsep JRPG klasik yang khas di dalamnya, ia terhitung revolusioner di kala itu. Salah satunya adalah kemampuan Anda untuk banyak berpindah tempat tanpa harus disibukkan dengan waktu loading yang parah. Beberapa tanpa waktu loading, beberapa hanya membutuhkan waktu detik saja. Walaupun sempat dipermasalahkan karena beragam masalah teknis yang ada, ini juga sebuah game yang memuat belasan anggota party untuk bisa Anda maksimalkan. Untuk ukuran game JRPG bagi orang awam yang menginginkan pengalaman lebih aktif, game racikan Tri-Ace ini terlihat seperti sebuah jawaban yang dinantikan. Selama proses port ke PC-nya nanti memperbaiki ragam masalah teknis dan menambahkan tekstur definisi tinggi, kami yakin ia akan jadi pilihan yang menggoda.

  1. Blue Dragon

blue dragon

Beberapa mungkin mengenalnya dari sebuah seri anime dengan garis cerita yang klise. Namun bagi gamer yang sempat tumbuh dengan Xbox 360 di masa lalu, Blue Dragon adalah game RPG turn-based dengan daya tarik yang sulit untuk ditolak. Tempo pertarungan memang terhitung lambat karena animasi yang berbelit-belit, namun kisah petualangan yang melibatkan monster-monster yang disebut Shadows dan siap mendukung Anda ini memang akan cukup kuat untuk menggerakkan emosi Anda. Dengan racikan tangan bapak Final Fantasy – Hironobu Sakaguchi dan Mistwalker di belakangnya, kualitas adalah sesuatu yang melekat kuat pada Blue Dragon itu sendiri. Sebuah game JRPG yang masih terus dibicarakan, setiap kali pembahasan terkait JRPG di platform generasi sebelumnya mengemuka.

  1. Tales of Vesperia

tales of vesperia

Jika kita berbicara soal salah satu publisher Jepang yang secara aktif terus melemparkan game mereka ke pasar PC, maka nama Bandai Namco sepertinya akan jadi salah satu nama yang paling aktif. Lihat saja betapa termanjakannya gamer PC dengan kehadiran beragam seri Tales yang saat ini, tidak lagi melewatkan PC sebagai platform rilis. Namun sayangnya, masih ada satu seri “lawas” yang saat ini tidak kunjung tiba secara resmi. Benar sekali, kita tengah bicara soal Tales of Vesperia. Konsep pertama kalinya Bandai Namco masuk ke pasar Xbox 360 dan Playstation 3 ini berakhir dengan sebuah seri Tales yang tidak hanya menarik dari sisi gameplay dan cerita, tetapi juga visual karena pendekatan kartun yang lebih kentara. Mengapa Bandai Namco tidak sekalian melepas seri ini untuk PC? Masih jadi misteri.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…