HTC Vive Umumkan Vive Pro dan Adaptor Wireless

Reading time:
January 9, 2018

Terlepas dari fakta bahwa ia seringkali disebut sebagai “masa depan” industri game, virtual reality, terutama di PC, memang masih tergolong teknologi baru yang super mahal. Tidak hanya perangkatnya saja, tetapi juga kebutuhan spesifikasi PC yang cukup mumpuni untuk memastikan Anda bisa menikmati produk teranyar dalam kualitas yang nyaman. Namun menariknya, produsen juga terus berjuang untuk menyempurnakan produk yang sempat mereka lemparkan sebelumnya tersebut, terlepas dari adopsi teknologi yang masih terhitung kecil. Salah satunya, dilakukan oleh HTC lewat perangkat VR mereka – HTC Vive. Di ajang CES yang tengah berlangsung, HTC Vive hadir dengan dua produk baru yang super menarik.

Produk pertama adalah iterasi dari HTC Vive itu sendiri. Diberi nama sebagai Vive Pro, ia merupakan penyempurnaan dari HTC Vive generasi pertama dari segala jenis aspek. Ia mengusung resolusi display lebih tinggi – 2880 x 1600 OLED, atau sekitar 78% peningkatan dari versi sebelumnya. Perbaikan dari sisi desain juga diklaim menjamin pengalaman yang lebih ergonomis, lengkap dengan implementasi sistem audio yang baru. HTC sendiri masih belum berbagi soal harga yang akan diusung perangkat baru ini, namun menjamin bahwa ini akan jadi produk VR yang akan membuat segala jenis teks, grafis, dan keseluruhan pengalaman yang lebih tajam dibandingkan dengan varian sebelumnya.

vive pro
Dengan resolusi 78% lebih tinggi dibandingkan varian awal, HTC Vive Pro hadir memikat. Sayangnya, belum ada informasi soal harga.
wireless adaptor
Sebuah produk adaptor wireless berteknologi Intel WiGig 60 GHz juga diperkenalkan.

Bersama dengan pengumuman Vive Pro ini pula lah, HTC Vive juga menghadirkan perangkat pendukung untuk HTC Vive dan HTC Vive Pro – sebuah perangkat adaptor wireless. Ia seolah tampil menjadi jawaban atas keluhan proses pengaturan kabel yang memang seringkali mengikuti produk yang satu ini. Adaptor ini akan menggunakan teknologi Intel WiGig yang berjalan di jaringan 60 GHz. HTC menyebut bahwa teknologi ini akan tampil tanpa gangguan, dengan latency rendah dan performa lebih baik. Lagi-lagi, belum ada informasi detail soal harga seperti apa yang akan diusung, namun rencananya akan dirilis antara bulan Juli – September 2018.

Bagaimana dengan Anda sendiri, terutama gamer PC? Berencana untuk mengadopsi teknologi VR ini dalam waktu dekat, terutama setelah Vive Pro dan wireless adapter ini diumumkan?

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…