Kalah Pamor dari PUBG & Fornite, Pemain H1Z1 Turun 91%

Reading time:
February 21, 2018
h1z1

Battle Royale memang bukan sebuah genre yang ditemukan oleh Playerunknown’s Battlegrounds. Jauh sebelum game racikan developer Korea Selatan ini mencapai popularitas seperti saat ini, sudah ada setidaknya satu judul game Early Access yang sempat berusaha menawarkan sensasi yang sama. Sebuah game yang juga, meminta Anda untuk bertahan hidup dengan menggunakan senjata dan peralatan apapun yang Anda dapatkan secara acak. Benar sekali, kita bicara soal H1Z1. Namun dukungan developer yang minim dan mekanik yang lebih kompleks membuat seri game kompetitor justru lebih bersinar. Kombinasi dua game yang meledak di tahun 2017 kemarin – PUBG dan Fortnite berakhir mengancam eksistenis H1Z1.

Seberapa parah? Cukup untuk membuat game ini kehilangan sekitar 91% user basenya sejak pertengahan tahun 2017 kemarin. Periode yang sama ketika game seperti PUBG mulai merangkak naik dan Fortnite mulai memperkenalkan versi battle-royale mereka sendiri. Informasi ini sendiri dilepas resmi oleh situs – Githyp dengan data yang mereka kumpulkan. Sempat menyentuh angka 150 ribu pemain bersamaan di satu titik, H1Z1 kini hanya mampu menarik pemain dengan angka di bawah 10.000 setiap harinya. Saat ini, ia bahkan sulit untuk masuk ke dalam daftar 50 game Steam dengan jumlah pemain teramai.

h1z12
Kalah pamor dari PUBG dan Fornite, user base H1Z1 turun 91% dibandingkan dengan Juli 2017 kemarin.

H1Z1 sendiri saat ini masih belum punya informasi jelas kapan akan keluar dari Early Access dan dirilis dalam format penuh. Satu yang pasti, jika mereka tidak bertindak dengan lebih cepat dan konsisten, sepertinya hanya tinggal tunggu waktu hingga game ini hanya bersisa nama saja. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang masih secara aktif memainkan H1Z1?

Source: Githyp

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…