Metal Gear Survive “Larang” Gamer PDKT di Dalam Game

Reading time:
February 22, 2018
metal gear survive 600x337

Selamat datang di salah satu berita teraneh yang akan Anda temukan minggu ini, atau semoga, di sepanjang tahun 2018 ini. Seperti yang kita tahu, Konami akhirnya merilis Metal Gear Survive ke pasaran untuk platform generasi terkini, baik dari konsol ataupun PC. Dengan absennya campur tangan Kojima yang sudah kelar dengan sedikit kontroversi beberapa tahun yang lalu, Konami memutuskan untuk menawarkan sebuah seri terbaru Metal Gear dalam format spin-off, dengan menjadikan multiplayer kooperatif sebagai fokus. Bertarung dan berusaha bertahan hidup bersama, di tengah terjangan para zombie, game ini ternyata memuat satu perjanjian aneh yang harus Anda setujui. Ini berkaitan dengan sesuatu yang personal.

Salah seorang user Twitter bernama Matt Paprocki menyempatkan waktu untuk membaca barisan EULA untuk Metal Gear Survive itu sendiri. Hasilnya? Salah satu perjanjian yang harus Anda setujui ternyata berhubungan dengan PDKT dan pacaran di dalam game itu sendiri. Ada dua konten tertulis yang mengatur hal tersebut berdasarkan screenshot yang ia sediakan:

  • Gamer dilarang untuk terlibat dalam aksi mendorong dan membantu aksi bunuh diri atau penggunaan obat-obat terlarang, ataupun aksi bertemu untuk melakukan hubungan seksual ataupun tindakan tidak bermoral.
  • Dilarang PDKT dengan orang lain ataupun aksi apapun yang dianggap Konami bertujuan untuk membangun sebuah hubungan (termasuk pacaran, aksi ataupun bersosialisasi di dalam konten).

Konami sendiri tidak menjelaskan alasan di balik keluarnya pengaturan spesifik untuk soal PDKT dan pertemuan kencan di Metal Gear Survive ini. MGSurvive saat ini sudah tersedia untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana menurut Anda sendiri? Mengapa Konami mengeluarkan pasal khusus seperti ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…