Producer Dragon Ball FighterZ Akan Berkompetisi di EVO 2018

Reading time:
February 9, 2018

Tidak berlebihan rasanya untuk mengkategorikan Dragon Ball FighterZ sebagai salah satu game Dragon Ball terbaik sepanjang masa. Seperti sebuah “surat cinta” untuk Anda – gamer yang sempat tumbuh besar dengan seri lawasnya atau mengikuti seri terbarunya – Super, kombinasi tangan dingin Arc System Works dan Bandai Namco itu melahirkan sebuah game yang benar-benar fantastis. Dari sisi visual, dramatisasi, hingga gameplay, tidak heran jika ia masuk sebagai salah satu game utama untuk turnamen game fighting professional tahunan – EVO 2018. Ia menjadi satu dari tiga buah game Arc System Works yang dipertandingkan di sana.

Hal ini tentu saja disambut baik oleh sang tim yang bekerja di belakang Dragon Ball FighterZ itu sendiri. Merayakan keberhasilan Dragon Ball FighterZ sebagai salah satu game yang dipertandingkan di EVO 2018 mendatang, Tomoko Hiroki – sang producer dari game berbasis Unreal Engine 4 akhirnya mengkonfirmasikan keikutsertaannya ke dalam event besar tersebut. Namun bukan sebagai tamu, melainkan sebagai kontestan. Hal ini ia umumkan dalam sebuah video terpisah di akun Youtube resmi Bandai Namco America. Belum ada yang tahu seberapa jago sosok Hiroki ini sebagai seorang gamer fighting, apalagi melawan para gamer fighting terbaik dari seluruh penjuru dunia.

dragon ball fighterz producer
Producer Dragon Ball FighterZ – Tomoko Hiroki akan ikut serta di EVO 2018 sebagai kontestan.

Dragon Ball FighterZ sendiri saat ini sudah tersedia untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana prediksi Anda? Apakah Timoki akan tampil memesona di EVO 2018 atau akan berakhir jadi bulan-bulanan?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…