Preview Dissidia Final Fantasy NT: Perang Bintang!

Reading time:
February 6, 2018
Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 1

Eksis selama puluhan tahun dengan basis fans super fanatik, tidak ada gamer yang sepertinya belum pernah mendengar nama Final Fantasy sebelumnya. Anda bisa berdiskusi dengan penggemar JRPG manapun, dan memastikan bahwa nama salah satu serinya pasti akan masuk jika tidak sebagai salah satu game JRPG terbaik yang pernah mereka cicipi, atau berakhir sebagai game paling memorable yang sempat mereka cicipi. Square Enix mengerti potensi belasan seri Final Fantasy yang sempat mereka telurkan dan akhirnya, meracik sebuah game fighting populer darinya. Dirilis untk handheld masa lampau, ia mengikuti nama tren aneh game Square yang lain dengan nama “Dissidia”. Kini, bertahun-tahun lamanya, setelah hanya tersedia untuk mesin arcade di Jepang saja, ia akhirnya kembali. Square Enix kali ini menyerahkan tanggung jawab proses pengembangannya pada Koei Tecmo dan developer Dead or Alive – Team Ninja.

Kesan Pertama

Sejak pandangan pertama, Anda sudah akan bisa merasakan campur tangan Team Ninja yang kuat di dalam produk yang satu ini. Apalagi kalau bukan dari desain karakter yang ada. Menerjemahkan karakter-karakter dari seri lawas menjadi karakter dengan visualisasi memesona di era modern tentu bukan pekerjaan yang mudah, waluapun banyak model ini didasarkan pada interpretasi yang sudah meluncur di seri-seri sebelumnya. Campur tangan Team Ninja yang khas menghasilkan visualisasi dan desain karakter yang secara visual, memanjakan mata, terutama dari desain karakter wanita yang ada. Kerennya lagi? Mereka juga berhasil mengimplementasikan beragam animasi serangan yang identik dengan masing-masing karakter, membuat setiap dari mereka punya karakteristik yang berbeda.

Satu yang unik, Dissidia Final Fantasy NT bukanlah game fighting tiga dimensi yang sederhana. Berbeda dengan game-game dari CyberConnect2 seperti Naruto Ultimate yang meminta Anda untuk bertarung langsung dan berusaha menghabisi bar nyawa lawan dengan beragam serangan sinematik yang indah, ada mekanisme yang cukup kompleks di Dissidia NT ini. Serangan dan bar nyawa dibagi ke dalam dua bagian, dan masing-masing saling mempengaruhi. Pertarungan juga lebih menitikberatkan pada usaha untuk memanfaatkan miskalkulasi gerakan musuh untuk serangan balik atau sekedar memanfaatkan timing yang tepat untuk melancarkan varian serangan Anda. Semuanya bisa diakses dengan kombinasi yang sederhana. Mereka juga mengusung sistem Summon di dalamnya. Kerennya lagi? Ia juga mengusung konsep sistem mode Story yang berbeda dengan game fighting kebanyakan.

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, terutama untuk mode multiplayer yang belum kami jelajahi secara penuh dan mode Story yang belum sepenuhnya selesai, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven ini untuk membantu Anda mendapatkan gambaran lebih jelas soal apa itu Dissidia Final Fantasy NT. Let’s fight!

RAW Screenshot

(4K Gameplay dengan Playstation 4 PRO, 1080p Cut-scene with Elgato HD 60S)

Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 16 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 24 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 31 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 40 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 56 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 75 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 81 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 91 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 92 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 112 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 143 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 167 Dissidia Final Fantasy NT jagatplay part 1 181
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 8, 2023 - 0

Review HoneyCome: Kelewat Nakal, Kelewat Mahal!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh HoneyCome? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
July 12, 2023 - 0

Review DOTA 2 (Edisi 10 Tahun): Masih Ketagihan!

Bagaimana sensasi memainkan DOTA 2 di usianya yang kini menginjak…
April 6, 2023 - 0

Review Troublemaker: Hasrat Tinggi tapi Impotensi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Troublemaker di versi akhir? Apa…
January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…

PlayStation

September 20, 2023 - 0

Review The Crew Motorfest: Aloha, Mari Balap Bahagia!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Crew Motorfest? Mengapa kami…
September 13, 2023 - 0

Review Baldur’s Gate 3: Emang Boleh RPG Sekeren dan Seadiktif Ini?

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Baldur’s Gate 3? Mengapa kami…
September 8, 2023 - 0

Review Sea of Stars: Paket Lengkap Rasa Klasik!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sea of Stars? Mengapa kami…
August 30, 2023 - 0

Review Armored Core VI – Fires of Rubicon: Api itu Membara Terang Kembali!

Apa yang sebenarnya ditawar kan oleh Armored Core VI: Fires…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…