Review Shadow of the Colossus Remake: Sebuah Kesempurnaan!

Reading time:
February 1, 2018

Menyebutnya sebagai salah satu game terbaik tidak hanya di era Playstation 2 saja, tetapi di sepanjang sejarah industri game secara keseluruhan memang bukan sesuatu yang berlebihan. Ada sesuatu yang magis dari apa yang ditawarkan oleh Fumito Ueda di Shadow of the Colossus, sesuatu yang bahkan melebihi eksekusi konsep unik serupa yang sempat ia telurkan untuk ICO dan game eksklusif untuk Playstation 4 – The Last Guardian. Bahwa game action yang meminta Anda untuk membunuh belasan monster raksasa ini bukanlah sebuah game atau kisah klise yang sudah Anda temui beratus-ratus kali sebagai penggemar video game yang sudah malang-melintang di industri yang satu ini selama bertahun-tahun. Bahwa terlepas dari usianya yang sudah menginjak 13 tahun, keistimewaan dan keunikannya tidak tergantikan. Sesuatu yang ditranslasikan dengan sangat baik oleh Bluepoint Games lewat proses Remake yang akan tersedia di tanggal 6 Februari 2018 mendatang.

Anda yang sudah sempat membaca artikel preview kami sepertinya sudah punya gambaran yang cukup jelas soal apa yang ditawarkan oleh proses Remake Shadow of the Colossus ini. Dengan tanpa ragu dan henti-hentinya, kami memuji apa yang sudah berhasil dilakukan oleh Bluepoint Games di sini. Bahwa untuk kesekian kalinya, mereka berhasil membuktikan diri sebagai developer proses remaster/remake kawakan dengan hasil produk yang tidak pernah mengecewakan. Shadow of the Colossus terlihat dan terdengar seperti sebuah game yang memang dipersiapkan Sony secara eksklusif sejak awal, untuk Playstation 4. Ia terlihat mengagumkan dengan penguatan visual yang membuat atmosfer misterius dari dunianya yang indah kian kentara. Penambahan detail lebih kecil seperti efek partikel dari para monster hingga efek tata cahaya yang memukau, ditambahkan di atas sensasi gameplay, yang secara menakjubkan, masih terasa seperti Shadow of the Colossus yang selama ini Anda kenal.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh game Shadow of the Colossus Remake ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah kesempurnaan? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Anda berperan sebagai seorang karakter bernama Wander yang berusaha menghidupkan seorang wanita, yang diduga kekasihnya.

Sebuah dongeng gelap yang menjadikan tragedi sebagai pondasi, itulah cerita yang ditawarkan oleh Shadow of the Colossus. Ini bukanlah kisah soal seorang karakter pahlawan yang berusaha membunuh para raksasa demi menyelamatkan dunia, atau cerita tentang seorang pria yang punya takdir melebihi apa yang ia ketahui. Wander – sang karakter utama yang Anda gunakan adalah seorang pria biasa yang hanya punya satu motivasi – menghidupkan kembali wanita yang sepertinya, ia cintai.

Mengapa menggunakan kata “sepertinya”? Sederhana, tidak ada yang tahu apa yang terjadi di belakang layar dunia Shadow of the Colossus itu sendiri. Yang Anda tahu, Anda akan berperan sebagai seorang pria yang tampak jelas siap melakukan apapun yang dibutuhkan, bahkan mengorbankan dirinya sendiri, untuk membangkitkan seorang wanita dari nyawa yang sudah terenggut. Wander, namanya, hanya berbekalkan sebuah pedang kuno yang jelas, merupakan kunci dari ritual yang satu ini. Di sebuah tempat terlarang yang aksesnya sepertinya terkunci rapat, ia menemukan kekuatan yang dibutuhkan tersebut. Ia akhirnya berhadapan dengan Dormin, sebuah cahaya di langit-langit kuil yang dengan tanpa ragu, mengamini keinginan Wander. Ia hanya meminta sebuah syarat. Ia ingin 16 Colossus yang mengisi daratan di sekitarnya tewas. Tidak hanya sendiri, Wander juga ditemani oleh sang kuda – Agro.

Berbekalkan Ancient Sword, sebuah entitas misterius bernama Dormin menyanggupi hal tersebut. Syaratnya? Wander harus membunuh 16 Colossus yang tinggal di Tanah Terlarang.
Untuk setiap Colossi yang berhasil ia hancurkan, sebuah patung di dalam kuil juga akan ikut hancur.

Hanya Wander yang bisa melakukan hal tersebut, karena setiap Colossus ini hanya bisa dihabisi dengan menggunakan Ancient Sword yang ia bawa saat ini. Perjuangan untuk menundukkan makhluk-makhluk raksasa ini pun dimulai. Namun, hal aneh terjadi. Untuk setiap Colossus yang berhasil ia hadapi, Wander diserang oleh sebuah untaian benang berwarna hitam yang keluar dari setiap tubuh Colossus tersebut, masuk ke dalam tubuhnya, dan membuatnya tak sadarkan diri. Namun tanpa ada sedikitpun keraguan, Wander tidak mempertanyakan hal tersebut. Baginya, hidupnya kembali wanita yang ia bawa ke Tanah Terlarang tersebut adalah prioritas yang tidak bisa lagi dipertanyakan.

Ditemani oleh si kuda setia, Agro, perjalanan itupun dimulai.
Akankah Wander berhasil?

Lantas, mampukah Wander menjalankan tugas yang terdengar mustahil tersebut? Siapa pula Dormin? Seperti apa kisah Wander dan Mono ini akan berakhir? Semua jawaban dari pertanyaan tersebut bisa Anda dapatkan dengan memainkan Shadow of the Colossus Remake ini.

Pages: 1 2 3
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 20, 2021 - 0

Review Outriders: Loot-Shooter Memuaskan!

Tidak mudah dikembangkan, jarang memuaskan, dan akan ikut tewas bersama…
April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…