Pendapatan Fortnite Lampaui PUBG di Februari 2018

Reading time:
March 22, 2018
fortnite battle royale 600x338 1 600x338

Persaingan dua nama besar yang sepertinya mendefinisikan genre “Battle Royale” saat ini, pertarungan panas antara PUBG dan Fortnite: Battle Royale memang jadi pemandangan yang menarik di industri game saat ini. PUBG memang tetap populer, tetapi Fortnite pelan tapi pasti, mulai menemukan momentum untuk mulai melampuinya dari segala aspek. Kita saat ini berada di titik yang tidak pernah akan Anda bayangkan terjadi 6 bulan sebelumnya, dimana Fortnite mulai di atas angin. Game racikan Epic Games yang juga berbasiskan Unreal Engine 4 itu bahkan mencatatkan diri sebagai game paling populer di situs streaming – Twitch. Kini, data terbaru kian mendukung satu fakta yang tidak lagi bisa diindahkan – popularitas Fornite mulai menggeser PUBG.

Statusnya sebagai game free to play dengan optimalisasi engine yang lebih baik, memang menjadi salah satu daya tarik utama Fortnite. Keputusan untuk menjual sekedar item kosmetik saja di dalam in-game ternyata berkontribusi signifikan pada keuntungan Epic Games sebagai developer dan publisher. Data terbaru yang dilepas oleh badan riset – Superdata menyebut bahwa pendapatan Fortnite di bulan Februari 2018 kemarin, berhasil melampaui PUBG. Fortnite kabarnya berhasil mengumpulkan tidak kurang dari USD 126 juta dari penjualan in-game tersebut, berbanding dengan PUBG yang “hanya” berhasil mengumpulkan USD 103 juta sebagai game berbayar.

Fortnite 120fps 4
Badan riset – SuperData menyebut bahwa pendapatan Fortnite di bulan Februari 2018 berhasil melampaui PUBG.

Superdata juga menyebut bahwa salah satu roda pendorong kesuksesan Fortnite juga didukung oleh kualitas visualisasinya yang lebih “kartun”. Pendekatan ini mereka sebut membuat Fortnite menjadi lebih bersahabat untuk gamer yang lebih muda. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang kini lebih menyukai Fortnite daripada PUBG?

Source: SuperData via The Verge

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…