Preview God of War: Menggetarkan Mitologi Norse!

Reading time:
April 12, 2018
god of war jagatplay 1

Mengejutkan sepertinya adalah kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang didapatkan gamer pecinta franchise eksklusif Playstation dari Sony Santa Monica – God of War setelah eksistensi seri terbarunya diumumkan beberapa tahun yang lalu. Ada sedikit keraguan pada apa yang hendak ditawarkan Sony Santa Monica di game yang akan datang tanpa embel-embel sub-judul atau angka ini. Karena sejauh mata memandang, ia tidak lagi terlihat dan terasa seperti God of War yang selama ini kita kenal, namun di sisi lain, cukup gila untuk mengembalikan Kratos sebagai karakter utama setelah seri God of War 3 di generasi sebelumnya. Sebagai gamer yang beruntung untuk mencicipi game ini dua minggu lebih cepat dibandingkan tanggal rilis resmi yang ada, semua keraguan ini sirna sejak detik pertama kami mencicipinya.

Selamat datang di God of War yang baru, namun tetap mempertahankan cita rasa lawas God of War yang Anda rindukan sebelumnya. Selamat datang di babak baru kehidupan Kratos. Selamat datang di salah satu game action yang akan banyak dibicarakan tahun ini.

Kesan Pertama

Mengingat ia adalah proyek yang didesain untuk memaksimalkan performa Playstation 4, God of War memang terlihat menakjubkan dari sisi visual. Implementasi lebih banyak detail, dari desain pakaian karakter hingga beragam efek serangan baru yang kini muncul dari kapak Leviathan Anda membuat sensasi pertarungan terasa lebih fantastis. Namun pujian tertinggi sepertinya pantas untuk diarahkan pada pilihan untuk menjadikan mitologi Norse sebagai basis.

Bukan hanya karena dunia, cerita, dan semesta yang ia tawarkan saja, tetapi lewat pemandangan yang mampu ia tawarkan. Perlu diingat, berbeda dengan mitologi Yunani yang hanya terbagi antara dunia yang kita kenal dan gunung Olympus saja, Norse terbagi ke dalam sembilan dunia berbeda yang masing-masing punya tema terpisah. Walaupun sebagian besar perjalanan Anda akan difokuskan pada Midgard, namun dunia “manusia” ini sendiri akan memperlihatkan puing-puing besar para dewa dan raksasa di masa lampau. Gunung tinggi, salju, beragam reruntuhan peradaban masa lampau, gua, dipadukan dengan tata cahaya dan audio yang tak kalah keren, God of War menawarkan sisi presentasi yang pantas untuk diacungi jempol.

Satu hal yang cukup menarik kami di kesan pertama dan tidak pernah kami prediksi akan membuat kami jatuh hati adalah bagaimana Sony Santa Monica menjadikan rilis juga sebagai “edukasi” untuk memperkenalkan mitologi Norse dengan lebih mendalam kepada Anda. Kita tidak tengah berbicara soal mitologi Norse “ala” Marvel, tetapi sesuatu yang lebih otentik, walaupun juga melalui modifikasi cerita agar sesuai dengan apa yang tengah terjadi dengan hidup Kratos dan Atreus saat ini. Ditawarkan bak sebuah dongeng yang meluncur lewat mulut Mimir – dewa yang memang berfungsi sebagai gudang pengetahuan, Anda akan menikmati dan mendalami kisah-kisah epik para “penghuni” mitologi Norse, dari para Aesir, Vanir, hingga para raksasa dari Jotunheim di dalamnya.

Lantas, bagaimana dengan sisi gameplay? Secara sederhana, Anda bisa menyederhanakannya sebagai sebuah game action RPG. Pendekatan  sudut pandang kamera yang baru dan ragam musuh yang Anda hadapi kini menuntut serangan yang lebih strategis dan terarah, bukan lagi sekedar melemparkan rantai Blade of Chaos Anda membabi buta dan berharap musuh-musuh ini tewas begitu saja. Ada indikator yang bisa diperhatikan, dari HP hingga beragam status untuk Kratos yang akan berubah setiap kali Anda bertukar armor dan bagian dari senjata yang digunakan. Kerennya lagi? Kehadiran Atreus tidak sekedar untuk menyempurnakan cerita saja. Ia berfungsi sebagai karakter companion untuk serangan range Kratos yang lewat dua jenis mata panahnya, bisa membantu Kratos untuk keuntungan strategis tertentu. Tidak sekedar berpikir dan beraksi sendiri, Anda akan punya tombol terpisah sendiri untuk memerintahkan panah Atreus.

Kami sebenarnya sudah menyelesaikan game ini, namun sayang rasanya untuk tidak mendedikasikan satu artikel khusus untuk memperlihatkan kepada Anda, seberapa cantiknya game ini. Namun ingat, terikat pada peraturan yang dirilis Sony Interactive Entertainment dan Sony Santa Monica sendiri, ada banyak hal lainnya yang tidak kami perlihatkan di segudang screenshot fresh from oven di bawah ini. Tetapi akan konten yang mungkin berpotensi untuk berakhir dengan spoiler, walaupun akan sulit untuk bisa Anda tangkap apa yang tengah terjadi jika kami tidak menyediakan konteks yang ada. Untuk review penuhnya, kami akan melemparkannya besok!

Atas nama etika, kami akan memisahkan konten-konten “berpotensi” spoiler ini di halaman terpisah untuk Anda yang sensitif. Satu yang pasti? Bersiaplah untuk menggetarkan Asgard!!!

 

 

(Untuk Anda yang sangat sensitif dengan spoiler, silakan HINDARI halaman 3,4, dan 5. Walaupun akan sulit dipahami tanpa konteks, namun ia akan memuat karakter, monster, ataupun sisi cerita yang akan Anda temui nantinya. Sementara untuk halaman 1 dan 2 akan diisi dengan konten yang Anda temui di 3 jam gameplay pertama atau sesuatu yang sudah Anda lihat di trailer-trailer yang sempat dirilis sebelumnya)

 

 

RAW Screenshot

(4K dengan Playstation 4 PRO)

god of war jagatplay 4 god of war jagatplay 6 god of war jagatplay 11 god of war jagatplay 26 god of war jagatplay 33 god of war jagatplay 35 god of war jagatplay 40 god of war jagatplay 56 god of war jagatplay 64 god of war jagatplay 72 god of war jagatplay 89 god of war jagatplay 112 god of war jagatplay 142
Pages: 1 2 3 4 5
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…