Dev. Lawbreakers Tutup

Reading time:
May 15, 2018
lawbreakers1 600x338 1

Karena congkak? Atau karena sekedar kalah bersaing? Apapun alasannya, sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Lawbreakers berujung proyek game FPS yang gagal di pasaran. Bersaing langsung dengan Overwatch dan Paladins di kala rilisnya, sang kreator – Cliff Bleszinski yang juga merupakan otak dari Gears of War di masa lalu – memang terus membanggakan produk ini sebagai game serupa yang punya konsep lebih dewasa. Lebih cepat, lebih brutal, Cliff B merasa bahwa pendekatan ini sudah cukup untuk mencuri hati gamer. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Lawbreakers ternyata kurang diminati dengan komunitas yang nyaris mati hanya dalam beberapa minggu rilis. Kegagalannya bahkan cukup untuk membuat sang publisher – Nexon untuk mencoret nama game ini dari laporan finansial mereka. Cliff B dan studio yang mengembangkan – Boss Key Productions berusaha bangkit.

Beralih dari Lawbreakers ke game battle royale baru yang kini berada di tahap Early Access, Radical Heights ternyata tidak banyak membantu. Kegagalan Lawbreakers yang tidak lagi terselamatkan sepertinya menjadi konsekuensi fatal yang harus dipikul Boss Key Productions sebagai developer. Dalam ciutan terbarunya via Twitter, Cliff B mengkonfirmasikan bahwa Boss Key Productions resmi tutup. Ia menyebut bahwa walaupun Radical Heights mendapatkan respon cukup positif, namun tidak cukup kuat untuk menyelamatkan studio ini sendiri. Cliff B berencana untuk menarik diri dari industri game sementara ini sembari berfokus pada hidupnya sendiri. Ia juga menjanjikan bahwa server Radical Heights akan terus hidup hingga beberapa waktu ke depan, walaupun tidak menjelaskan kapan tenggat waktu pastinya.

https://twitter.com/therealcliffyb/status/996092708971274245

Ini tentu saja menjadi berita yang cukup menyedihkan, apalagi mengingat begitu banyak talenta yang ikut bergabung di dalam Boss Key Productions. Di mata Anda, apa yang menjadi alasan utama kegagalan Lawbreakers yang berujung pada matinya studio ini?

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…