Kualitas Jauh di Bawah Standar, Valve Kirim Lagi Hadiah Patung Roshan

Reading time:
May 18, 2018
baby roshan1

Banyak developer dan publisher gamer yang bermimpi untuk mencapai level kecintaan fans pada produk mereka setara dengan apa yang diperlihatkan fans di Overwatch dari Blizzard dan DOTA 2 dari Valve. Di nama yang terakhir, ia bahkan terlihat fantastis. Kita bicara soal game MOBA yang hadiah utama turnamen tahunnya dihasilkan dari potongan pembelian item-item kosmetik in-game dengan total nilai bisa mencapai puluhan juta USD setiap tahunnya. Apalagi Valve selalu punya cara jitu untuk menarik dan “menghapus jejak” uang milik fans DOTA 2. Di The International 2017 kemarin, mereka menawarkan ekstra hadiah berupa patung monster ikoniknya – Roshan untuk gamer yang berhasil mencapai level Battle Pass hingga 2.000.

Ini tentu saja hadiah yang sepadan mengingat untuk mencapai Battle Pass level 2.000, ia tidak dimungkinkan dengan hanya bermain game saja. Gamer butuh mengeluarkan uang ekstra untuk mendapatkan dan membeli level dengan uang nyata hingga mencapai level tersebut dengan angka yang tidak sedikit. Setelah penantian hampir 1 tahun dan event The International 2018 yang sudah di depan mata, mereka yang berhasil mendapatkan level 2.000 akhirnya mendapatkan patung Roshan mereka. Namun bukan rasa puas, kekecewaan justru menyerang.

roshan2
Kualitas patung Roshan yang diberikan Valve untuk gamer dengan battle pass level 2.000 terlihat memalukan.
roshan1 1
Valve minta maaf dan akan memulai proses produksi dari awal dan mengirim ulang patung Roshan yang seharusnya.

Bagaimana tidak? Kualitasnya ternyata jauh di bawah standar yang dijanjikan, setidaknya dari foto yang dipromosikan Valve tahun lalu. Patung Roshan tersebut terlihat tanpa detail dan terasa dikerjakan secara asal-asalan, membuatnya tidak terasa pantas untuk semua total uang yang digelontorkan. Valve langsung menjadi sasaran kritik dan tuduhan mata duitan dari para fans di komunitas seperti Reddit, apalagi setelah mengetahui bahwa proses produksinya diserahkan pada salah satu perusahaan Singapura yang sepak terjangnya tidak jelas.

Untungnya, Valve cepat tanggap. Seolah mengetahui bahayanya rasa tidak percaya yang tentu saja berpotensi berpengaruh pada penjualan Battle Pass di The International 2018 ini, mereka meminta maaf lewat sebuah post terpisah. Valve mengaku bahwa kualitasnya tidak hanya mengecewakan fans saja, tetapi juga mengecewakan mereka. Oleh karena itu, mereka akan memulai proses produksi patung Roshan ini kembali dari awal dan mengirimkannya ulang untuk semua gamer yang berhak secepat yang mereka bisa. Hadiah yang sama juga tersedia untuk Anda yang akan mencapai level 2.000 di tahun ini.

Ini tentu saja menjadi langkah dari Valve yang pantas untuk diacungi jempol. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang menyentuh angka level 2.000 dengan Battle Pass The International tahun kemarin?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…