Lara Croft Tak Gunakan Dual-Gun di Shadow of the Tomb Raider

Reading time:
May 8, 2018

Sebuah seri reboot yang sukses, dari sisi kualitas dan penjualan, kalimat yang tidak berlebihan untuk menjelaskan apa yang berhasil dicapai Square Enix dan Crystal Dynamics dengan Tomb Raider. Dari sebuah franchise yang tidak lagi dipuja-puji karena cita rasanya yang terhitung “tua”, menjadi game third person shooter modern yang mengikuti tren industri game. Crystal Dynamics memutuskan untuk membawa Lara Croft di awal petualangannya, dimana pelan tapi pasti, Anda mulai melihat perubahan kepribadian dan kemampuannya untuk memantaskan diri menjadi seorang Tomb Raider. Sebuah proses transformasi yang kabarnya, akan “selesai” di seri terbaru – Shadow of the Tomb Raider. Namun sayangnya, kita masih tidak akan bertemu dengan senjata andalannya.

Terlepas dari deskripsi dan janji bahwa Shadow of the Tomb Raider akan menjadi akhir “transformarsi” dari Lara Croft menjadi Tomb Raider yang selama ini kita kenal, ia dipastikan tetap tidak akan memuat senjata ikonik franchise-nya: Dual-Gun. Hal ini diungkapkan langsung oleh Dan Bisson – sang game director dalam wawancara terbarunya dengan Xbox Official Magazine.

Lara Croft dipastikan tidak akan mendapatkan senjata ikonik dual-gun miliknya di Shadow of the Tomb Raider. Senjata busur panah tetap dijadikan andalan.

Bisson menegaskan bahwa ia tidak akan membuat Lara menggunakan dual-gun miliknya dengan celana pendek atau bahkan bikini. Ia tidak ingin hal tersebut terjadi, walaupun seri ini akan mendefinisikan sosok Lara Croft itu sendiri. Walaupun demikian, ia tidak menutup kemungkinan hal tersebut akan terjadi di seri-seri selanjutnya. Untuk saat ini, senjata ikonik Lara Croft masih busur dan panah.

Shadow of the Tomb Raider sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 14 September 2018 mendatang, untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang merindukan kembalinya dual-gun milik Lara Croft?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…