Capcom: Kualitas Lebih Penting Daripada Angka Penjualan!

Reading time:
August 7, 2018
Resident Evil 7 jagatplay 32 600x338

Salah satu developer yang saat ini, bisa dibilang melakukan segala sesuatnya dengan tepat, kalimat yang satu ini memang pantas menjelaskan posisi Capcom – sang developer raksasa dari Jepang. Setelah sempat mengabaikan permintaan fans untuk waktu yang sangat lama, mereka kini mulai menjadikan feedback gamer sebagai basis pengembangan game selama beberapa tahun terakhir. Dari mengembalikan Resident Evil ke akar survival horror lewat Resident Evil 7 hingga membawa kembali petualangan sang robot biru – MegaMan lewat seri kesebelas yang akan meluncur dalam waktu dekat. Berkomitmen untuk meracik lebih banyak proyek remake di masa depan, Capcom juga ingin menjadikan kualitas sebagai aspek terpenting.

Hal ini diungkapkan oleh COO Capcom Europe – Stuart Turner dalam wawancara terbarunya dengan GamesIndustry.biz. Ia merespon kondisi dan fakta bahwa Resident Evil 7 yang notabene meraih respon lebih positif dibandingkan Resident Evil 6, namun masih tak kunjung mencapai data penjualan yang setara.

resident evil 2 remake
Capcom Eropa menyebut bahwa mereka akan lebih memilih game yang mendapatkan skor “9” dengan penjualan minim daripada game dengan skor “6” yang terjual banyak di pasaran.

Resident Evil 6 masih unggul setidaknya 2 juta kopi, dibandingkan Resident Evil 7 yang seringkali dipuji sebagai “kembalinya” franchise survival horror ini. Bagi Turner, Capcom selalu melihat kualitas sebagai bagian lebih penting. Ia menegaskan bahwa ia akan jauh lebih memilih sebuah game yang mendapatkan skor angka “9” tetapi terjual lebih sedikit dibandingkan sebuah game dengan skor “6” tetapi terjual lebih banyak.

Capcom saat ini tengah mengembangkan dan menyempurnakan Resident Evil 2 Remake yang rencananya akan dirilis pada tanggal 25 Januari 2019 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Good for you, Capcom!

Source: GamesIndustry.biz

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…