Marvel’s Spider-Man Muat Easter Egg Paling Menyedihkan

Reading time:
September 10, 2018
spiderman ps4 1

Cinta memang terkadang membuat otak menjadi sulit untuk bekerja. Hampir semua manusia pasti pernah mengalami sensasi yang satu ini, walaupun tidak semuanya akan berakhir dengan berita baik. Bagi seorang Tyler Schultz, rilisnya game Marvel’s Spider-Man untuk Playstation 4 adalah momen yang tepat untuk menanyakan pertanyaan serius pada pacarnya. Benar sekali, sebuah lamaran hendak ia suntikkan ke dalam game sebagai sebuah kejutan bagi pacarnya, Maddie. Di salah satu bagian di antara padatnya kota New York yang diracik oleh Insomniac, pertanyaan tersebut mengemuka jelas layaknya sebuah judul film di salah satu lokasi yang ada. Sayangnya, Easter Egg yang terdengar manis ini justru berujung jadi salah satu Easter Egg paling menyedihkan yang pernah ada.

Seperti janji mereka, Insomniac Games memenuhi mimpi Tyler Schultz dengan menyuntikkan Easter Egg lamaran tersebut di salah satu bagian kota. Tulisan “Maddie, Will You Marry Me?” terpampang jelas di sana. Namun alih-alih berakhir manis, Tyler Schultz justru hadir dengan sebuah berita buruk yang membuat Easter Egg tersebut terasa menyedihkan. Ia menyebut bahwa ia baru saja putus dengan pacarnya, Maddie beberapa minggu sebelum Marvel’s Spider-Man ini dirilis ke pasaran. Membuat tulisan tersebut justru membangkitkan luka lama. Jachinda Chew – Art Director dari Insomniac menawarkan akan mengganti dan mengubah tulisan tersebut setelah mendengar cerita dari Schultz.

maddie will you marry me
Alih-alih berita bagus, walaupun sudah dipenuhi oleh Insomniac, Tyler justru putus dari pacarnya beberapa minggu sebelum Marvel’s Spider-Man dirilis ke PS4.

Schultz sendiri saat ini tengah bernegosiasi dengan Insomniac untuk mengubah tulisan tersebut menjadi nama neneknya, sosok yang ia sebut, memperkenalkannya dan mengembangkan rasa cintanya pada sosok Spider-Man. Insomiac sendiri masih belum merespon hal tersebut. Awww…

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…