Aksi Bela Rockstar, Karyawan Berikan Testimoni Positif di Twitter!

Reading time:
October 18, 2018
red dead redemption 2

Sebuah kondisi yang tentu saja tidak pernah diinginkan Rockstar. Menjelang tanggal rilis yang kian dekat dengan proyek ambisius yang sudah mereka racik selama bertahun-tahun – Red Dead Redemption 2, pembicaraan hangat yang mengemuka di dunia maya justru berfokus pada jam kerja tidak manusiawi yang tidak sengaja keluar dari sang kepala tim – Dan Houser. Bahwa untuk merampungkan game dengan tema barat liar ini, mereka harus bekerja tidak kurang dari 100 jam / minggu atau sekitar 14 jam / hari. Usaha klarifikasi Dan Houser bahwa tidak ada paksaan untuk jam kerja seperti ini juga tidak berhasil membalikkan keadaan. Rockstar pun harus menempuh langkah terakhir ini, membiarkan dunia membaca dari perpektif langsung dari karyawan mereka saat ini.

Rockstar menarik larangan bagi karyawan untuk memberikan komentar apapun terkait masalah ini via sosial media. Pencabutan larangan tersebut langsung diikuti dengan banjir testimoni karyawan yang kesemuanya hadir mendukung Rockstar dan budaya kerja yang ada. Sebagian menegaskan bahwa mereka tidak pernah dipaksa untuk menempuh waktu jam seperti ini, sama sekali tidak pernah bekerja sampai 100 jam / minggu, hingga merasa bahwa etos kerja RDR 2 bahkan lebih berakhir lebih santai daripada era GTA V. Beberapa juga menyayangkan begitu banyaknya orang yang mengomentari negatif masalah ini tanpa sekalipun memeriksa kondisi internal mereka yang disebut positif dan justru berakhir, membuat produk hasil kerja keras mereka tercederai.

https://twitter.com/Agracuta/status/1052875909361995777

https://twitter.com/BeardyDan3D/status/1052858607287627776

Pertarungan untuk mengubah perspesi publik yang sudah terlanjut “negatif” terhadap budaya kerja Rockstar tersebut terus berlangsung, dengan kompilasi yang disusun Lead Interior – Miriam Bellard yang ingin membuktikan bahwa tim internal Red Dead Redemption 2 dan Rockstar tidak pernah mengalami paksaan dan waktu kerja tidak manusiawi seperti yang dibicarakan.

Red Dead Redemption 2 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 26 Oktober 2018 mendatang untuk Playstation 4 dan Xbox One. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah testimoni-testimoni langsung dari para pekerja ini akan bisa meredam situasi kontroversi ini?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…