Preview Soul Calibur VI: Gemuruh Denting Pedang!

Reading time:
October 17, 2018

Akhirnya kembali, tidak ada lagi reaksi yang tepat untuk menjelaskan rasa lega dan senang banyak gamer penggemar genre fighting akan eksistensi Soul Calibur VI. Bandai Namco akhirnya memberikan kesempatan bagi franchise yang menjadikan pertarungan pedang sebagai identitas utamanya ini untuk hidup kembali setelah seri game fighting tiga dimensi yang lain – Tekken 7 meraih kesuksesan. Kerennya lagi? Alih-alih membawa cerita lebih jauh dari seri sebelumnya, mereka memutuskan untuk mengeksplorasi kisah dua seri Soul Calibur pertama, namun kini dengna pendekatan lebih mendalam. Hasilnya? Kesempatan untuk mengembalikan roster-roster lawas dengan desain ikonik mereka sembari menawarkan roster baru dengan dalil sebagai karakter yang selama ini berperan di belakang layar. Hasilnya? Mengagumkan!

Kesan Pertama

Setelah bertahun-tahun tidak pernah lagi merasakan gemuruh denting pedang Soul Calibur, seri keenam ini menjadi seri yang mengeksekusi banyak elemen dengan tepat. Secara visual, dengan implementasi Unreal Engine 4, ia terlihat memukau. Beragam efek serangan kini diperkuat dengan particle effect lebih baik, detail dan tekstur karakter lebih tajam, efek depth of field saat bertarung yang memunculkan sensasi sinematik, hingga efek kehancuran pakaian yang membuat beberapa serangan terasa begitu destruktif. Semuanya dibalut dengan pemilihan roster yang walaupun secara kuantitas terasa sedikit, namun secara kualitas, memunculkan hampir semua karakter ikonik favorit gamer dengan animasi serangan unik mereka. Ini adalah sebuah seri baru yang siap memanjakan gamer setia franchise ini dan gamer pendatang baru yang hendak menjajalnya untuk pertama kali via Soul Calibur VI.

Dengan sistem kombinasi serangan horizontal, vertikal, dan tendangan yang sepertinya tidak akan asing lagi dengan gamer veteran, Soul Calibur VI juga mendorong sisi strategi untuk mendapatkan keuntungan saat bertarung dengan kesempatan melakukan side-step ataupun counter-attack jika dibutuhkan. Tentu saja, ada mekanik baru yang pantas untuk Anda antisipasi. Ada Soul Charge – yang menggunakan 1 bar Power untuk diaktifkan dan akan membawa karakter masuk dalam wujud keduanya yang tidak hanya memberikan kekuatan ekstra dari sisi damage, tetapi juga animasi serangan baru yang lebih mematikan. Yang kedua adalah Reversal Edge yang bisa Anda eksekusi dengan satu tombol sederhana. Bekerja seperti sistem gunting-batu-kertas, tombol yang Anda pilih akan menentukan siapa yang menang dan kalah dalam wujud pergerakan gerak lambat nan dramatis.

Sementara dari sisi cerita, Anda akan berhadapan dengan setidaknya dua mode – Libra of Souls dan Chronicles of Souls. Libra of Souls akan meminta Anda berperan sebagai karakter racikan Anda sendiri (yang juga kami muat dalam screenshot kami di bawah ini) dalam sebuah petualangan ala game RPG. Menantang dan dipenuhi dengan sistem progression-nya sendiri, ia menghadirkan sensasi yang unik. Sementara untuk Chronicles of Souls, Anda akan memainkan satu cerita utama yang mengambil setting Soul Calibur I & II dan kemudian berkesempatan untuk menikmati timeline yang sama dari perspektif semua roster yang  tersedia. Tenang saja, bahkan Geralt of Rivia dari The Witcher pun punya ceritanya sendiri.

Kami sebenarnya sudah menyelesaikan beberapa mode permainan penting dan sudah mendapatkan pengalaman yang hampir penuh dengan Soul Calibur VI ini sendiri. Namun sayang rasanya untuk tidak menyuntikkan artikel preview sebelum artikel review kami lempar besok, semata-mata untuk memperlihatkan kepada Anda seperti apa peningkatan visual, presentasi cerita, dan desain karakter wanitanya yang kian memanjakan mata. The battle begins!

RAW Screenshot

(4K dengan Playstation 4 PRO)

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…