Atlus: Catherine – Full Body Tanpa Sensor “Cahaya Silau”

Reading time:
November 26, 2018
catherine full body 600x325 1

Sebuah perubahan kebijakan yang memancing tanda tanya besar, kalimat ini sepertinya tepat untuk menjelaskan aksi sensor intens yang dilakukan Sony untuk beberapa judul yang memang menjadikan sensualitas sebagai daya tarik utama. Bahkan game terbaru sekelas Dead or Alive Xtreme 3: Scarlet sekalipun misalnya, akan punya konten sensual lebih berat di versi Nintendo Switch yang selama ini selalu diasosiasikan sebagai “konsol anak-anak”. Dengan beberapa game dengan pendekatan nyaris serupa dalam jangka waktu rilis beberapa bulan ke depan, tentu banyak gamer yang khawatir bahwa Sony akan kembali melakukan hal serupa. Namun setidaknya, ia sepertinya tidak akan terjadi untuk game terbaru Atlus – Catherine: Full Body.

Mengingat konten dewasanya yang cukup berat walaupun tidak pernah memperlihatkan ketelanjangan secara eksplisit, Catherine: Full Body yang dirilis untuk Playstation 4 dan PS Vita tentu bisa berujung jadi “korban baru”. Kekhawatiran tersebut lah yang sempat didengungkan oleh para fans lewat Twitter.

catherine
Atlus menyebut bahwa Catherine: Full Body tidak akan terpengaruh kebijakan sensor Sony.

Namun akun resmi The Studio Zero – developer internal Atlus yang bertanggung jawab untuk proyek remake ini menegaskan bahwa mereka tidak akan menyuntikkan “cahaya silau” – alias metode sensor “favorit” di beragam proyek kreatif di Jepang. Mereka melakukan segala cara untuk memastikan hal tersebut untuk tidak terjadi. Untuk para fans yang khawatir, mereka mengucapkan terima kasih.

Catherine: Full Body sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 14 Februari 2019 mendatang untuk PS4 dan PS Vita di pasar Jepang. Konfirmasi versi barat memang sudah meluncur, namun masih tanpa tanggal rilis pasti. Seberapa “gila” konten sensual di Catherine: Full Body? Kita tunggu saja.

Source: Gematsu

Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…