Review Tetris Effect: A E S T H E T I C!

Reading time:
November 13, 2018

The Zone

Tetris Effect jagatplay 15
Tetris Effect mengusung pengalaman klasik Tetris yang seperti biasa, meminta Anda menyusun balik sembari berusaha “menghabisi” baris yang penuh.

Seperti yang sempat kami bicarakan sebelumnya, inti dari Tetris Effect tetaplah sebuah permainan Tetris. Ia mengambil rute yang lebih modern dan bukannya klasik dari sistem mekanisme gameplay. Iya, Anda tetap akan berhadapan dengan aksi putar-memutar balok dan menyusunnya serapi mungkin sembari berharap sang balok panjang hadir untuk “menghabisi” mereka sekaligus. Iya, tingkat kesulitan tetap akan ditentukan oleh kecepatan jatuh balok dan keacakan jenis balok seperti apa yang Anda dapatkan selanjutnya. Dan juga iya, terlepas dari seberapa mahirnya Anda memainkan genre yag lain, kesederhanaan Tetris tetap menjadi sumber rasa frustrasi yang di sisi lain, seru dan menyenangkan di saat yang sama.

Sistem “baru” yang disematkan dalam Tetris Effect adalah kesempatan untuk menyimpan satu balok yang mungkin Anda merasa akan Anda butuhkan. Selanjutnya adalah sistem rotasi. Anda bisa mengeluarkan balok tersebut kapanpun Anda inginkan dengan “bayaran” bahwa balok yang seharusnya jatuh kini masuk ke dalam storage penyimpanan Anda. Mengatur mana yang Anda simpan dan keluarkan adalah strategi lanjutan untuk menyelesaikan Tetris Effect ini dengan lebih baik. Tidak harus Anda lakukan memang, mengingat ini Tetris, dan kecakapan untuk menyusun balok sembari memutar otak secara langsung juga akan sama efektifnya.

Tetris Effect jagatplay 20
Ada sistem “menyimpan” balok di sini.
Tetris Effect jagatplay 5 1
Lambatkan waktu dengan akses kekuatan bernama “The Zone”!

Fitur baru dari sisi gameplay lain yang diusung bernama “The Zone”. Dengan menggunakan bar yang akan terisi selama Anda berhasil menghancurkan baris yang ada, mengaktifkan “The Zone” akan menghentikan waktu untuk sementara. Selama berhentinya waktu, kecepatan jatuh balok otomatis dianulir dan Anda bebas untuk menjatuhkan atau mengaturnya sebebas yang Anda inginkan. Dengan demikian, tidak ada desakan untuk berpikir cepat. Mengaktifkan “The Zone” memberikan ekstra waktu napas, apalagi jika Anda sudah bertempur di level yang punya kecepatan di atas level 8 yang notabene tidak akan memberikan Anda banyak waktu untuk berpikir.

Namun ada kompensasinya. Seperti yang kami bicarakan sebelumnya, keberhasilan Anda menyelesaikan satu level tertentu di Journey Mode akan ditentukan dari besarnya jumlah baris yang berhasil Anda selesaikan. Menghabisi baris dalam mode “The Zone” tidak akan akan dihitung sebagai bagian dari kebutuhan ini. Anda memang akan mendapatkan skor lebih tinggi atau membuat posisi Anda lebih aman dengan “The Zone”, namun pada akhirnya ia akan membuat waktu permainan Anda dengan level tertentu lebih lama. Alih-alih diposisikan sebagai solusi instan untuk Tetris Effect, sistem ini lebih ditujukan untuk menciptakan ruang lebih aman jika Anda terdesak. Itupun kembali, sangat bergantung pada seberapa rapinya Anda menyusun dan apakah “Dewa Tetris” dan segala RNG-nya memihak Anda pada saat sistem ini diaktifkan.

Tetris Effect jagatplay 9
RNG balok selanjutnya tetap punya peran penting di sini. Sudahkah Anda memuja Dewa Tetris?
Tetris Effect jagatplay 25
Tetris Effect tetap menyediakan waktu beberapa detik untuk memutar balok Anda walaupun sudah menyentuh permukaan.

Untungnya, Tetris Effect hadir dengan sedikit kompromi yang cukup membantu. Alih-alih langsung memadat dan tidak bisa lagi diganggu-gugat, gamer masih punya ruang untuk memutar-mutar balok bahkan pada saat ia sudah menyentuh permukaan sekalipun. Jadi selama Anda tidak panik, ia tetap akan menyediakan waktu berpikir tertentu saat di level tinggi, selama Anda memosisikannya ke arah yang tepat. Namun ingat, kebiasaan memutar-mutar balok saat sudah sampai di permukaan ini juga bisa jadi bumerang tersendiri. Jika Anda melakukannya secara impulsif di setiap kesempatan, Anda akan berujung berantakan.

Tantangan Tetris Effect mengemuka dari dua elemen: presentasi yang akan kita bahas lebih jauh nanti dan perubahan kecepatan di level yang sama. Untuk hal pertama, atas nama estetika yang kemudian tumbuh menjadi salah satu “pengganggu” konsentrasi Anda, Tetris Effect dipenuhi dengan banyak gerakan dan efek partikel di belakang layar hingga perubahan warna dan bentuk balok. Perbedaan ini selalu ada di setiap level terbaru yang Anda kunjungi. Butuh waktu untuk membiasakan diri. Tantangan kedua? Kecepatan turun balok di setiap level berubah-ubah. Anggap saja jika Anda butuh 36 baris bersih untuk bisa melanjutkan level selanjutnya. Bukan tidak mungkin level ini tiba-tiba mengubah kecepatan jatuh saat 10 baris bersih terpenuhi dan kemudian lagi, pada saat 25 baris bersih tercapai. Kecepatan ini kerennya, bisa melambat ataupun meningkat, tergantung level itu sendiri.

Tetris Effect jagatplay 14
Setiap level bisa hadir dengan beberapa fase yang bisa berujung pada kecepatan jatuh balok yang berbeda.

Hasilnya? Yang Anda adalah temukan adalah sebuah game Tetris klasik yang tetap sama menantang dan serunya, namun dibungkus dengan mekanisme gameplay yang menyegarkan. Di satu sisi, penambahan fitur ini tidak lantas membuatnya jadi begitu berbeda dan aneh, sebuah pendekatan yang kami terima dengan tangan terbuka.

Tetris Effect jagatplay 23
Seperti langkah yang dilakukan Thumper, mode VR dengan PSVR tidak lantas mengubah total pengalaman bermain Anda.
Tetris Effect jagatplay 24
Yang didapatkan adalah ekstra pengalaman imersif, terutama lewat efek partikel yang ada.

Lantas, bagaimana dengan mode VR itu sendiri? Tetris Effect sepertinya menempuh hal yang sama dengan apa yang dilakukan Thumper di masa lalu. Mode VR yang bisa Anda nikmati via Playstation VR tidak lantas mengubah pengalaman bermain begitu signifikan. Dengan balok-balok yang kini terasa seperti berada di depan mata Anda, sensasinya memang cukup berbeda. Namun daya tarik utamanya justru meluncur dari beragam efek partikel dan latar belakang yang di VR, terkadang lebih intens. Namun di sisi lain, bukan tidak mungkin ini justru jadi sumber distraksi tersendiri untuk Anda.

A E S T H E T I C

Tetris Effect jagatplay 19
Jelas, estetika adalah kekuatna utama Tetris Effect.

Maka dengan membaca apa yang kami bicarakan di atas, maka jelas bahwa secara sederhana, Anda bisa menyimpulkan Tetris Effect sebagai game Tetris dengan nilai A E S T H E T I C yang dominan dan dijadikan sebagai daya tarik utama. Ada setidaknya 30 level berbeda yang masing-masing hadir dengan tema, musik, latar belakang, desain balok, hingga efek partikel yang ditawarkan oleh Tetris Effect. Tenang saja, Anda yang menginginkan sensasi klasik yang hambar tetap bisa mengaturnya via menu Option yang ada. Tenang saja, Tetris Effect sepertinya sudah mengerti kondisi seperti ini.

Yang pantas diapresiasi dari nilai estetika yang muncul dari 30 level ini adalah fakta bahwa setiap dari mereka mengusung atmosfer yang dikembangkan dengan serius dan berkualitas tinggi. Bahwa jikalau memang ada original soundtrack di dalamnya, ia berujung memanjakan telinga. Jika ia sekedar menghadirkan ambient saja, maka ia terasa tepat untuk mendukung atmosfer yang diinginkan. Perhatian pada detail ini bahkan diimplementaiskan pula pada efek suara saat Anda memutar balok di setiap level yang ada. Suara efek kecil perputaran ini didesain sedemikian rupa hingga tidak hanya mendukung tema level itu saja, tetapi terkadang bahkan menyatu dengan musik belakang layar yang menemani.

Tetris Effect jagatplay 8
Apa yang terjadi di belakang layar dengan ragam efek partikelnya bisa berujung jadi “tantngan” baru.

Kerennya lagi, ada sensasi bahwa level bergerak dinamis di sini. Bahwa setelah Anda berhasil menyelesaikan baris dalam jumlah tertentu di setiap level yang biasanya diikuti dengan perubahan kecepatan jatuh balok, level juga akan berubah. Musik berubah menjadi lebih intens dan kuat, latar belakang pergerakan juga menjadi lebih “hidup”, hingga terkadang juga mempengaruhi warna dan efek partikel yang muncul. Nilai estetika Tetris Effect memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Salah satu level bahkan memuat Tari Kecak dari Bali, Indonesia di dalamnya.

Salah satu yang unik adalah fakta bahwa nilai estetika ini, bukan sekedar didesain untuk membuat Tetris terasa lebih modern atau relevan saja, tetapi juga diadaptasikan menjadi bagian dari tantangan itu sendiri. Tidak jarang ketika fase tertentu sudah dicapai dalam level, perubahan belakang layar atau sekedar efek partikel yang muncul akan timbul sebagai gangguan yang cukup kuat untuk membuat perhatian Anda teralihkan atau membuat Anda kehilangan fokus. Ditambah dengan musik yang memanjakan telinga dan efek suara perputaran yang kami bicarakan sebelumnya, tidak jarang jari Anda berujung otomatis memutar balok untuk mengikuti ritme tersebut. Untuk alasan yang terakhir ini, bukan tidak mungkin ini adalah kasus spesial untuk otak kami yang sepertinya sulit untuk melakukan proses multi-tasking.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…