Raksasa Gaming Korea – Nexon Dijual Seharga 142 Triliun Rupiah

Reading time:
January 4, 2019
nexon

Mustahil rasanya jika Anda belum pernah mendengar nama perusahaan game bernama Nexon sebelumnya, apalagi jika Anda cukup mengikuti informasi terkait game-game online yang ada. Perusahaan game raksasa asal Korea Selatan ini memang secara aktif menjadi “aktor” di belakang banyak rilis game, terutama di Indonesia, baik Anda sadari ataupun tidak. Namun siapa yang menyangka, di tengah kekuatan ekonomi yang sepertinya tidak pernah luntur dari nama yang satu ini, Nexon justru dikabarkan tengah berusaha dijual oleh sang pemilik. Angka yang ditawarkan? Tidak main-main.

Pemilik perusahaan sekaligus pemegang saham terbesar Nexon – Kim Jung-Ju dan keluarganya kabarnya hendak menjual NXC – perusahaan inti dari Nexon yang juga membawahi Nexon America dan Nexon Eropa di dalamnya. Kepemilikan saham sekitar 98,64% tersebut akan dibanderol dengan harga sekitar USD 10 Milyar atau sekitar 142 Triliun Rupiah! Situs Hankyung dari Korea menyebut bahwa salah satu alasan penjualan Nexon ini terjadi karena pertarungan meja hijau terkait kasus korupsi yang melibat sosok Kim Jung-Ju itu sendiri, walaupun ia sendiri sudah dipastikan tidak berasalah. Kim kabarnya sudah lelah untuk terus melanjutkan hal ini.

nexon1
Nexon kabarnya siap menjual kurang lebih 98% sahamnya dengan nilai tidak kurang dari USD 10 Milyar atau 142 Triliun Rupiah.

Belum bisa dipastikan siapa kira-kira perusahaan mana yang akan berujung membeli Nexon, walaupun spekulasi terkait nama Tencent dari China sempat merebak. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang sempat mencicipi game Nexon di masa lalu?

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…