Square Enix Daftarkan Merk Dagang untuk Gaya Visual Octopath Traveler

Reading time:
January 23, 2019
octopath traveler 600x300 1

Salah satu game dengan pendekatan visual paling unik di tahun 2018 kemarin, apa yang ditawarkan oleh Square Enix via Octopath Traveler memang pantas untuk diacungi jempol. Game RPG turn-based dengan identitas developer Jepang yang begitu kuat ini tidak hanya memesona dari sisi musik, gameplay, dan juga struktur JPRG-nya yang tidak biasa saja, tetapi juga dari pendekatan visual yang diusung. Mengkombinasikan sensasi lawas dan modern di saat yang sama lewat gaya 2.5D penuh piksel yan memesona, Square Enix sepertinya menemukan “senjata baru” untuk merebut hati gamer JRPG lawas di masa depan. Tidak heran jika mereka langsung mendaftarkannya sebagai merk dagang.

Square Enix secara resmi mendaftarkan merk dagang untuk “HD-2D” dan “HD2D”, istilah yang mereka gunakan untuk mendefinisikan dan menjelaskan pendekatan visual unik yang mereka tawarkan di Octopath Traveler. Dengan demikian, hanya mereka saja yang berhak untuk menggunakan dua penamaan ini untuk gaya serupa di masa depan, tentu saja untuk produk-produk mereka. Game-game kompetitor yang ingin menawarkan sesuatu yang serupa kini harus memikirkan istilah mereka sendiri yang tidak berkaitan dengan kata “HD-2D” ataupun “HD2D”.

Octopath Traveler jagatplay part 1 174
Gaya visual Octopath Traveler – HD2D kini didaftarkan sebagai merk dagang resmi oleh Square Enix.

Masih belum jelas apa rencana Square Enix selanjutnya untuk proyek mereka di masa depan dan mana saja yang akan menggunakan pendekatan visual yang serupa. Bagiamana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang jatuh hati dengan gaya visual Octopath Traveler?

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…