“The Pinkertons” Tuntut Hukum Red Dead Redemption 2

Reading time:
January 15, 2019
Red Dead Redemption 2 jagatplay part 2 152

Anda yang sempat memainkan game “simulasi” dunia barat liar dari Rockstar Games – Red Dead Redemption 2 tentu tidak akan asing lagi dengan nama “Pinkertons”. Benar sekali, mereka memang diposisikan sebagai agen khusus yang di sepanjang cerita Arthur Morgan, memang berambisi untuk meringkus gerombolan gang milik Dutch. Proses kejar-mengejar penuh intrik membuat Pinkertons tampil sebagai kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun tahukah Anda, bahwa Pinkertons sendiri ternyata masih eksis hingga saat ini. Kondisi yang akhirnya membuat mereka berujung menuntut hukum Take-Two sebagai pemilik franchise Red Dead Redemption 2.

Pinkertons yang saat ini berdiri di bawah bendera perusahaan keamanan milik Swedia – Securitas AB dan memiliki nama “Pinkerton Consulting & Investigations” berujung menuntut hukum Take-Two bulan lalu. Alasannya? Karena penggunaan nama Pinkertons yang mereka suntikkan di sepanjang cerita Red Dead Redemption 2 disebut-sebut sama sekali tidak meminta izin resmi mereka. Pinkertons di dunia nyata ini sama sekali tidak mendapatkan sepeserpun uang ataupun royalti dari “keterlibatan” mereka.

Red Dead Redemption 2 jagatplay part 2 148 600x338 2
The Pinkertons ternyata masih eksis di dunia nyata dan menuntut hukum Red Dead Redemption 2 karena menggunakan nama mereka tanpa izin.

Take-Two sendiri membela diri dengan menyebut bahwa keterlibatan Pinkertons dan namanya adalah sesuatu yang akurat secara sejarah. Nama Pinkerton mereka sebut juga adalah nama yang sudah seringkali disebut di produk fiksi bertemakan dunia barat liar, termasuk novel dan film.

Masih belum jelas kira-kira kemana perseteruan dua perusahaan ini akan mengarah. Bagaimana menurut Anda sendiri? Dalam kasus yang satu ini, siapakah yang benar, Pinkertons ataukah Take-Two atas nama Red Dead Redemption 2?

Source: Polygon

Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…