Preview Kingdom Hearts 3: Akhirnya, Akhirnya, Akhirnya, Akhirnya, Akhirnya, Akhirnya!!!

Reading time:
January 26, 2019
Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 1

Seperti sebuah mimpi yang berujung jadi kenyataan, tidak ada kalimat lagi yang lebih pantas untuk menjelaskan posisi Kingdom Hearts 3 di mata para fans-nya. Setelah hampir 13 tahun lamanya sejak Kingdom Hearts 2 dilepas untuk Playstation 2 dengan begitu banyak seri “non-utama” dan proyek Remaster yang dilepas setelahnya, para fans akhirnya bertemu dengan sebuah seri utama yang membawa sang angka keramat – “3” setelah kata Hearts. Angka kecil yang mendefinisikan bahwa ini adalah kelanjutan kisah yang utama, berlanjutnya perjalanan Sora, dan akumulasi dari usaha Nomura untuk menjelaskan plot-nya yang semakin kompleks dan berbelit. Tidak ada yang percaya ketika Kingdom Hearts 3 pertama kali muncul di E3 2013. Kini 6 tahun setelahnya, produk tersebut akhirnya tiba di tangan!

Kesan Pertama

Hardware yang baru berarti presentasi yang lebih baik dari sisi visual. Anda juga bisa mengharapkan hal yang sama dari Kingdom Hearts 3 ini. Berbasiskan Unreal Engine 4, kemampuan Square Enix untuk membawa Sora ke generasi terkini terbayar manis lewat detail yang memesona, terutama untuk hal-hal kecil seperti tekstur pakaian dan pencahayaan misalnya.

Satu yang menarik adalah bagaimana ia juga mempengaruhi sistem battle itu sendiri. Dibandingkan dengan seri-seri sebelumnya, musuh kini meningkat dari sisi frekuensi dan kuantitas per pertarungan. Ditambah dengan beragam efek visual dan partikel yang mengemuka dari semua gerakan spesial yang ada, pertarungan Kingdom Hearts 3 tidak pernah membosankan. Mengayunkan Keyblade kesana-kemari dengan begitu banyak efek yang kini bisa dipicu untuk menghasilkan damage AOE yang besar selalu seru. Square Enix juga menyuntikkan mekanik baru di sini, dari kesempatan untuk membawa tiga Keyblade yang bisa diganti saat bertarung, proses upgrade dengan material, hingga transformasinya menjadi jenis serangan baru.

Lantas, bagaimana dengan sisi cerita? Memainkan 12 jam pertama sebelum artikel preview ini ditulis, kami sepertinya akan menyarankan Anda untuk setidaknya memahami dulu kisah Kingdom Hearts sebelumnya untuk bisa menikmati seri ketiga ini. Kingdom Hearts 3 tidak banyak memberikan konten flashback atau deskripsi yang mendetail terkait konflik yang sempat terjadi sebelumnya dan apa motivasi Anda untuk terus bergerak dari satu dunia ke dunia lain atau sekedar hendak menyelamatkan satu karakter tertentu.

Jika Anda hadir sebagai gamer pendatang baru atau hanya memainkan seri utamanya saja, Kingdom Hearts 3 tidak akan bersahabat. Anda akan kebingungan soal apa yang sudah terjadi atau sedang terjadi saat Anda menikmati plot-nya pelan tapi pasti, apalagi dengan istilah yang meluncur di sana-sini. Ada baiknya jika Anda mempersiapkan diri terlebih dahulu. Apakah Anda siap? Jika Anda tidak mengerti 7 dari 10 kata yang kami sebut berikut ini, Anda harus menonton video Youtube dari beragam akun luar yang membahas plot-plot ini dengan singkat dan tepat. Siap? Ini dia: Unversed, Replicas, Organization XIII, Lea, Yen Sid, Keyblade War, X-Blade, Ansem the Wise VS Ansem, Namine, dan Dream Eaters.

Sebagai seorang fans Kingdom Hearts, 12 jam pertama yang kami dapatkan dari game ini memenuhi hampir semua ekspektasi yang ada. Ia terasa familiar tetapi juga baru di saat yang sama. Implementasi teknologi saat ini juga membuat adaptasi beberapa dunia Disney, lengkap dengan gaya animasi mereka, kini terlihat lebih akurat, termasuk ketika berusaha memotret humor yang ada. Dunia “Tangled” dari Disney misalnya berhasil menangkap kepribadian Rapunzel yang begitu ceria, naif, dan kuat di saat yang sama. Hingga pada batasan tidak hanya sekedar mereka ulang, mereka juga membuat kehadiran Sora, Donald, dan Goofy sebagai bagian cerita yang tidak terasa canggung.

Kami sendiri masih belum jauh mencicipinya. 12 jam pertama dengan sedikit sisi eksplorasi di sana-sini berhasil membawa kami setidaknya masuk ke dunia keempat. Seperti kembali ke masa kanak-kanak, ada rasa penasaran yang besar untuk terus mencicipinya, dari pagi hingga matahari terbit kembali. Daya tarik yang menemani nama Kingdom Hearts, seperti yang Anda kenal belasan tahun yang lalu ini, tetap akan membuat Anda jatuh hati. Apalagi ditambah dengan varian mini-game seperti game klasik ala gimbot yang bisa diakses dengan HP Sora atau memasak bersama Remy dari Ratatouille untuk memasak makanan yang kini bisa menghasilkan efek buff tertentu.

Sembari menunggu waktu yang lebih proporsional untuk melakukan review, yang semoga saja bisa kami lakukan minggu depan, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven ini untuk membantu Anda mendapatkan gambaran lebih lengkap apa yang ditawarkan oleh Kingdom Hearts 3. Tidak perlu banyak khawatir soal spoiler, karena kami memastikan setiap dari mereka tidak mengandung konten cerita dan tentu saja, terbatas hingga dunia keempat saja yang bisa Anda capai dalam 10 jam pertama. Akhirnyaaaaaaaa…..

RAW Screenshot

(4K dengan Playstation 4 PRO)

 

Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 6 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 8 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 83 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 212 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 174 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 134 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 122 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 97 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 85 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 72 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 69 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 19 Kingdom Hearts 3 jagatplay part 1 10
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…