Modder Juga Racik Mod FPS untuk Resident Evil 2 Remake!

Reading time:
February 4, 2019

Apa format terbaik untuk memunculkan atmosfer paling menakutkan di Resident Evil saat ini? Pertanyaan yang satu ini akan melahirkan begitu banyak jawaban yang berbeda, berujung pada preferensi gamer yang berbeda-beda. Beberapa melihat kamera lawas fixed milik seri Playstation 1 adalah yang terbaik, sementara tidak sedikit pula yang menyambut dengan tangan terbuka kamera over the shoulder yang pertama kali diperkenalkan Resident Evil 4 dan juga berlanjut di seri terbaru – Resident Evil 2 Remake. Bagi beberapa gamer yang lain, langkah ekstrim Capcom di seri ketujuh via sudut pandang FPS adalah jawabannya. Untungnya, selalu ada mod yang tampil sebagai solusi.

Ketika salah satu modder tengah berupaya meracik mod kamera klasik bergaya tetap milik Resident Evil 2 original untuk versi remake nantinya, modder lain bernama “Praydog” berusaha menawarkan kengerian ekstra melalui sudut pandang ala Resident Evil 7 – FPS. Walaupun masih belum sempurna, kita sudah mendapatkan wujud gameplay berbentuk video berdurasi sekitar 1 menit untuk mendapatkan gambaran yang ada. Salah satu kelemahan yang terlihat adalah gerak kepala yang penuh guncangan dan FOV yang masih terhitung kecil. Namun dengan aksi menggunakan senjata yang serupa dan atmosfer yang mencekam, sudut pandang orang pertama ini benar-benar membuat suasana kian seram.

RE2 Remake FPS
Modder berbeda bernama “Praydog” berupaya menawarkan perpsektif FPS ala RE7 untuk RE2 Remake.

Seperti mod kamera klasik sebelumnya, modder untuk mode FPS ini juga masih terus mengerjakan dan menyempurnakan mod-nya, bahkan melemparkannya sebagai proyek open source via github. Belum jelas kira-kira kapan ia akan rampung. Antara mod kamera klasik fixed dan FPS yang satu ini, mana yang menurut Anda membuat Resident Evil 2 Remake terlihat lebih seram?

Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…