Review Metro Exodus: Arah Baru Mengagumkan!

Reading time:
February 26, 2019
Metro Exodus jagatplay part 1 231 1

Pembicaraan terkait nama Metro Exodus, terutama untuk versi PC, memang lebih banyak didominasi soal kebijakan publishing aneh yang diambil oleh Koch Media dan Deep Silver. Bahwa alih-alih memanfaatkan user masif Steam yang sudah menempuh angka ratusan juta, mereka lebih memilih untuk “mengunci” deal eksklusivitas dengan Epic Games Store yang memang menjanjikan bagi hasil yang lebih menguntungkan. Sementara di sisi lain, 4A Games – sang developer yang bekerja keras untuk meracik sebuah pengalaman Metro yang fenomenal justru menjadi sasaran amarah para fans yang seolah tidak mengerti bagaimana cara industri game bekerja. Padahal di sisi yang lain, Exodus mungkin bisa disebut sebagai seri terbaik Metro sejauh ini.

Anda yang sudah membaca preview kami sebelumnya sepertinya sudah punya gambaran cukup jelas apa yang ditawarkan dengan 4A Games untuk seri yang sebenarnya didasarkan pada novel Metro 2035 ini. Ada begitu banyak perubahan signifikan disuntikkan dan tentu saja penyempurnaan di sisi presentasi yang terlihat begitu fenomenal, terutama jika Anda menggunakan teknologi kartu grafis NVIDIA RTX dan menyalakan fitur Ray-Tracing yang ada. Namun perubahan paling signifikan yang paling kami sambut baik adalah kesempatan untuk menjelajahi dunia dan lore Metro yang seharusnya yang kali ini, tidak lagi “terkunci” pada terowongan-terowongan gelap. Kesemuanya dibungkus dalam konsep gameplay semi open-world yang kini memberikan Anda begitu banyak lokasi menarik untuk dijelajahi.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Metro Exodus? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah game dengan arah baru yang mengagumkan? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Metro Exodus jagatplay part 1 65 1
Anda kembali berperan sebagai Artyom – yang mengikuti “Good Ending” di Last Light yang canon, hidup dan punya ambisi yang baru.

Metro Exodus tentu saja diposisikan sebagai seri sekuel dari apa yang terjadi di Metro: Last Light. Jika Anda termasuk gamer yang mendapatkan bad ending di seri sebelumnya, sebuah seri sekuel tentu saja terdengar mustahil mengingat sosok Artyom – sang karakter utama tewas di ending tersebut. Namun ending yang dihitung sebagai canon adalah good ending, dimana Artyom berhasil selamat dari konflik seri sebelumnya dan kini kembali di Exodus untuk melanjutkan petualangannya.

Seperti nama yang ia usung, Exodus berfokus tidak lagi pada terowongan kereta bawah tanah Moscow yang menjadi basis dunia untuk 2033 dan Last Light. Setelah apa yang terjadi di seri sebelumnya, Artyom menjadi sangat terobsesi untuk membuktikan pada penduduk Moscow yang tinggal di Metro bahwa mereka bukan satu-satunya yang selamat dari kiamat kecil yang terjadi. Bahwa ada komunitas di luar sana yang masih hidup, tumbuh, dan berkembang. Mimpi tersebut terus ia kejar dengan terus mengeksplorasi dunia luar dan berupaya mencari bukti yang memang mendukung teorinya tersebut. Hingga pada akhirnya, sebuah bukti yang ia butuhkan akhirnya tiba.

Metro Exodus jagatplay part 1 19 1
Ekspedisi yang ia lakukan bersama dengan sang istri – Anna secara tidak langsung mengkonfirmasi teorinya bahwa mereka bukan satu-satunya kelompok yang bertahan hidup dari bencana post-apocalyptic ini.
Metro Exodus jagatplay part 1 44 1
Penelusuran menemukan sebuah kereta api aktif yang sempat memuat tawanan dari luar kota Moscow di dalamnya.

Dalam misi ekspedisinya bersama dengan sang istri – Anna, Artyom tiba-tiba menemukan sebuah kereta api yang berjalan aktif melintasi rel. Bersama dengannya adalah para tawanan yang mengaku bahwa mereka semua datang dari luar Moscow. Pertempuran besar melawan kelompok penawan ternyata membuka fakta bahwa satu-satunya alasan Moscow begitu “sunyi” dari interfensi sinyal luar bukan karena tidak adanya lagi kehidupan di luar sana, tetapi karena pelacak sinyal yang pada akhirnya berhasil dihancurkan oleh Artyom. Bersama dengannya, mereka juga berhasil mengamankan sang kereta api yang mereka beri nama “Aurora”.

Pasukan Spartans yang sempat diperintahkan untuk mengamankan kembali Aurora dan menahan Artyom serta Anna kini menjadi salah satu kelompok baru yang matanya terbuka. Setelah memikirkan matang langkah mereka selanjutnya, kesemuanya setuju bahwa langkah logis terbaik yang bisa mereka tempuh saat ini adalah dengan membawa Aurora ke wilayah yang lain, mencari mereka yang berhasil selamat. Apalagi sinyal radio yang mereka terima juga memberi sinyal bahwa  setidaknya ada satu lokasi militer yang sepertinya selamat. Sebuah tempat bernama Moscow Defense Command sepertinya masih aktif dan meminta mereka yang berhasil selamat untuk berkumpul dan berkoordinasi di sana. Tidak perlu menunggu lama hingga para kru berupaya bergerak ke sana, lengkap dengan semua tantangan yang ada. Misi utamanya tentu saja, mencari “rumah baru” untuk Artyom, Anna, dan para Spartans yang percaya pada mereka.

Metro Exodus part 2 jagatplay 27
Misi untuk mencari sebuah rumah baru pun dimulai.
Metro Exodus part 2 jagatplay 51
Tantangan seperti apa yang harus dilalui oleh Artyom?

Lantas, tantangan seperti apa yang harus dihadapi Artyom dengan kereta api Aurora milik mereka? Mampukah mereka menemukan “rumah selamanya” yang selama ini ia impikan? Siapa saja survivor yang akan mereka temui di sepanjang jalan? Anda harus memainkan Metro Exodus untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…
December 14, 2023 - 0

Menjajal Prince of Persia – The Lost Crown: Kini Jadi Metroidvania!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh 5 jam pertama Prince of…
December 13, 2023 - 0

JagatPlay: Menikmati Festival Kenangan Teyvat Genshin Impact di Jakarta!

Seperti apa keseruan yang ditawarkan oleh event Festival Kenangan Teyvat…
December 7, 2023 - 0

Preview Zenless Zone Zero (ZZZ) Closed Beta 2: HoYoVerse Naik Level!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh masa closed beta 2 Zenless…

PlayStation

April 11, 2024 - 0

Review Dragon’s Dogma 2: RPG Tiada Dua!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dragon’s Dogma 2? Mengapa kami…
March 27, 2024 - 0

Menjajal DEMO Stellar Blade: Sangat Berbudaya!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh demo Stellar Blade ini? Mengapa…
March 22, 2024 - 0

Review Rise of the Ronin: Jepang Membara di Pedang Pengembara!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rise of the Ronin ini?…
March 21, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda (Rise of the Ronin)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Yosuke Hayashi dan Fumihiko Yasuda terkait…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…