Babak 16 Besar Presiden Esports 2019 Resmi Digelar

Reading time:
March 31, 2019

Piala Presiden Esports 2019 1

Pada Sabtu ini (30/03), turnamen Esports pertama di Indonesia yang didukung oleh pemerintah akhirnya resmi digelar. Turnamen Esports ini memasuki babak 16 besar yang tentu saja diikuti oleh 16 tim yang berasal dari 8 kota besar di Indonesia di antaranya Palembang, Makassar, Bali, Solo, Bekasi, Surabaya, Manado dan Pontianak. Menariknya, ke-16 tim Esports mempertemukan antara tim Esports regional dengan tim Esports profesional.

Pembukaan acara Piala Presiden Esports 2019 sendiri langsung dibuka oleh Giring Ganesha, selaku Ketua Committe Orginizing Piala Presiden Esports 2019 sekaligus Presiden of IESPL. Giring kembali mengungkapkan di depan para penonton dan pendukung Esports Indonesia bahwa turnamen ini merupakan 100% ide dari Bapak Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Giring pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Bapak Joko Widodo beserta 4 lembaga pemerintahan (Bekraf, Staff Kepresidenan, Kemenpora dan Kominfo) atas dukungan terselenggaranya turnamen Esports ini. “Turnaman Esports yang berjalan hanya dalam waktu tiga bulan hingga babak final ini sangat luar biasa. Diikuti oleh 3572 tim Esports yang terdaftar, kini ke-16 tim yang masuk di babak final ini akan menunjukkan kemampuan siapakah atlit terbaik Mobile Legends se-Indonesia”.

Piala Presiden Esports 2019 3
Bentuk main stage..

Untuk ke-16 tim yang maju di babak final ini di antaranya terdiri 8 tim profesional, Alter Ego, Capcorn, Louvre Juggernaut, Evos Esports, SFI Critical, PSG.RRQ, Aerowolf Roxy dan Onic. Sedangkan 8 tim Esport regional di antaranya Professional Esports, ROC Esports, Cupu Team, Starlest, Revo, Star8, Humble team dan Nazone Gaming.

Piala Presiden Esports 2019 ini rencananya akan digelar selama dua hari dan pada hari Minggu (31/03) merupakan acara puncak finalnya. Bagi Anda yang ingin menyaksikan serta menyemarakkan turnamen Piala Presiden Esports 2019 ini bisa memesan tiket melalui tiket.com.

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…