EA Tanpa Konferensi Pers untuk Momen E3 2019

Reading time:
March 8, 2019
star wars2 600x338 1

“Momen”? Untuk Anda yang tidak terlalu paham soal peta di E3 sejak beberapa tahun yang lalu, EA memang tidak pernah menggelar acara dan booth mereka di panggung utama E3 seperti beberapa developer / publisher yang lain. Tetap memanfaatkan momen E3 yang seharusnya, EA selalu menyelenggarakan acara mereka sendiri di arena terpisah yang disebut sebagai EA Play. Di sana, selain konferensi pers di depan panggung utama, mereka juga menyediakan arena demo bagi gamer yang penasaran dengan produk teranyar mereka. Namun sayangnya, salah satu dari kebiasaan tersebut dipastikan absen untuk tahun 2019 ini.

Anda termasuk gamer yang menantikan konferensi pers EA yang sepertinya tidak pernah melewatkan jadwal streaming tahunan bagi gamer yang begitu mengantisipasi E3? Sayangnya, hal tersebut tidak akan terjadi di tahun 2019 ini. Walaupun mereka tetap akan membuka arena demo utnuk game teranyar untuk dijajal secara cuma-cuma bagi gamer yang sempat mampir di Hollywood Paladium, Los Angeles, EA tidak akan menggelar konferensi pers sama sekali. Ini berarti tidak ada lagi event pengumuman game-game terbaru di atas panggung seperti beberapa tahun terakhir ini. Sebagai gantinya, mengikuti gaya mirip Nintendo, mereka akan berfokus pada proses live-streaming gameplay dan insight dari tiap tim yang mengerjakan game-game terbaru mereka.

ea play
EA tidak akan menyelenggarakan konferensi pers ala tahun-tahun sebelumnya untuk E3 2019.

Seperti yang kita tahu, EA memang masih punya beberapa game andalan yang seharusnya baru dilepas setelah E3 2019 seperti Star Wars Jedi: Fallen Order dan judul yang dirumorkan seperti Need for Speed dan Plants vs Zombies Garden Warfare terbaru. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang kecewa dengan keputusan ini?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…