Gaben: Halo ke Steam Adalah Kerja Bagus Microsoft

Reading time:
March 19, 2019
halo reach wallpaper hd 600x337

Valve memang tidak berada di kondisi terbaiknya selama beberapa bulan terakhir ini. Selain kegagalan Artifact – game kartu berbasis semesta DOTA 2 yang sudah mereka rancang cukup lama di pasaran, platorm digital mereka – Steam juga harus berjuang melawan kompetitor baru yang “ganas”. Benar sekali, kita bicara soal Epic Games Store yang bahkan sudah berhasil mengunci beberapa proyek game eksklusif dari beragam skala di store mereka. Namun datang seperti seorang penyelamat yang tidak pernah diprediksi sebelumnya, Steam mendapatkan “angin segar” dari konfirmasi kehadiran Halo: Master Chief Collection versi PC yang akan didistribusikan via platform mereka. Lantas, siapa yang berhasil mengunci kesepakatan menggoda ini?

Hal tersebut lah yang ditanyakan fans kepada Gabe Newell, pemilik Valve dan Steam itu sendiri. Ia memang terkenal sebagai sosok yang terkadang acak menjawab email milik fans. Ia menjawab pertanyaan terkait proses di belakang layar bagaimana Steam berhasil mengunci kerjasama distribusi Halo: Master Chief Collection dengan Microsoft dan 343 Industries. Gabe menjawab bahwa Valve tidak banyak ambil bagian di sana. Bahwa semua penghargaan pantas diarahkan pada sosok Phil Spencer dan Microsoft yang mengeksekusi kebijakan ini. Mereka yang membuat game ini muncul di Steam, dimana Valve hampir tidak perlu melakukan apapun.

gaben
Gaben menyebut bahwa kehadiran Halo: MCC untuk Steam adalah kerja bagus dan sepenuhnya Phil Spencer dan tim dari Microsoft.

Microsoft memang berniat mendistribusikan Halo: Master Chief Collection untuk PC via Steam dan Windows Store untuk tanggal rilis yang belum diumumkan. Koleksi ini juga akan memuat Halo: Reach yang di versi Xbox One memang tidak tersedia. Kudos to Microsoft!

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…